Publik dunia menjadi gempar seketika setelah beredar kabar bahwa Korea Utara meluncurkan nuklir berupa empat buah rudal balistik. Persenjataan mutakhir tersebut mereka tembakkan ke arah Laut Timur dari semenanjung Korea. Peristiwa ini tentunya membuat beberapa pemimpin negara pasang badan. Salah satunya adalah Jepang. Para petinggi dari Negeri Bunga Sakura serentak mengecam aksi Korut. Bagaimana tidak? Tiga buah rudal balistik yang memiliki daya ledak cukup dahsyat malah jatuh di wilayah perairan milik mereka.

Seperti yang dilansir AFP dan media massa lainnya, Perdana Menteri Jepang, yaitu Shinzo Abe, mengaku geram terhadap apa yang dilakukan negara tetangga dari Korea Selatan itu. Menurutnya, tindakan Korea Utara meluncurkan nuklir sudah kelewatan batas karena melanggar perjanjian internasional menyangkut ‘ZEE’. Ia mengungkapkan, tiga buah rudal tersebut telah menghantam zona ekonomi eksklusif milik Negeri Matahari Terbit. Dikatakannya, hal ini akan mendatangkan segudang efek buruk.

“Peristiwa ini tidak lain adalah ancaman pecahnya perdamaian dunia dari Korea Utara, bahkan mereka telah melanggar perjanjian internasional mengenai ‘ZEE’ atas Jepang,” ujar Shinzo Abe dengan emosional dalam pernyataan pers-nya yang diliput media massa setempat.

Shinzo Abe, Perdana Menteri Jepang.

Pihak Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyebutkan, bahwa rudal yang diluncurkan negara tetangganya itu dapat melintasi jangkauan jarak sepanjang 620 mil dan daya ledaknya mengguncang wilayah seluas 260 kilometer di Jepang. Pelaksana Tugas Presiden Korsel, yakni Hwang Kyo-ahn, segera menggelar rapat Dewan Keamanan Nasional (NSC) menanggapi peristiwa ini.

Baca juga: Ini Lho Karakter AoT yang Dapat Berubah Menjadi Titan (Part 1)

Sesuai dengan dugaan Perdana Menteri Shinzo Abe, keputusan Korea Utara meluncurkan nuklir dan beberapa dari rudalnya diketahui mendarat di wilayah perairan Jepang memang terbukti menimbulkan dampak negatif bagi perekonomian negara tersebut. Sebab, nilai saham dan nilai tukar yen turun drastis setelah peristiwa menggemparkan itu terjadi.

Departemen Negara AS juga turut simpati pada Jepang. Pemimpin Negeri Paman Sam mengungkapkan perasaan marah atas aksi Korea Utara meluncurkan nuklir. Juru Bicara Departemen Negara, Mark Toner, menuturkan uji coba senjata mutakhir tersebut semakin membuat tidak stabil situasi hubungan antar kedua belah pihak negara, terutama Korut dan Korsel. Ditambah lagi, Jepang telah dirugikan dalam aksi ini.

Pasukan kesatuan militer Korea Utara.

Selain itu, hubungan Korea Utara dengan Malaysia juga tengah panas. Kim Jong-nam yang merupakan kakak tiri dari Kim Jong-un (pemimpin tertinggi Korut) tewas di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Pria setengah baya itu disergap dengan Gas Saraf VX yang merupakan zat paling beracun bagi manusia oleh dua orang perempuan diduga berasal dari Indonesia dan Vietnam.

Menyusul hal ini, Duta Besar Korea Utara bagi Malaysia, Kang Chol, mendapatkan status ‘Persona non Grata’ dari Kementerian Luar Negeri Malaysia dan diberi tenggat waktu 48 jam untuk segera meninggalkan negara tersebut. Pasalnya, Kang Chol menyebut Malaysia bersekongkol dengan pihak asing dalam tragedi tewasnya Kim Jong-nam.

Wah, bagaimana tanggapan dari Akiba-chan dan Akiba-kei sekalian mengenai hal ini? Jadi agak merinding, ya. 🙁 Tapi semoga saja situasinya menjadi adem ayem seperti sedia kala lagi. 🙂

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here