Rasanya belakangan ini fanservice dunia game dan animanga Jepang lagi kena serangan. Kemarin-kemarin ada kabar kalau developer adult game dan game ecchi perlu menghadapi regulasi baru soal konten seksual dari Sony. Kali ini ada kabar serupa, yaitu mengenai sensor pada produk Jepang, yang datang dari kedua negara tetangganya. Dimana dikabarkan Korea sensor anime HaneBado dan China sensor karakter FGO lagi.

Anime Hanebado sudah ditayangkan di Jepang musim Summer 2018 kemarin, tapi sepertinya anime itu sedang tayang di Korea. Dan netizen ada yang memperlihatkan kalau anime itu kena sensor berbentuk blur pada versi Korea.

Memang sih Hanebado ada sedikit fanservice, tapi sensor ini adalah untuk adegan yang memperlihatkan bra yang termasuknya digambarkan biasa saja dibandingkan adegan fanservice lainnya. Ada yang berkomentar menambahkan sensor itu malah menjadikan adegan yang biasa itu jadi terasa erotis 😀

Dari animanga kita pindah ke game dan dari Korea ke China, dimana art dari tiga karakter wanita dalam game Fate/Grand Order kena sensor. Yang untungnya tidak terlalu separah HaneBado itu sih. Karena sensor dalam FGO ini lebih pada sedikit mengedit gambarnya. Dan karakter yang kena perubahan itu adalah Medusa Gorgon, Minamoto no Raikou, dan Shuten Douji.

Gorgon diedit dengan “sisik” badannya lebih menutup belahan payudaranya. Raikou diedit dengan kain pada dadanya tidak terlepas pada visual ascension akhirnya. Sedangkan pada Shuten baju kimono yang dipakainya dibuat lebih besar lagi untuk menutupi bagian paha dan pinggangnya.

Uniknya, China sebenarnya sudah pernah melakukan sensor pada game FGO sebelumnya. Yaitu pada karakter Mata Hari dan Boudica, dengan cara yang lebih extrim lagi, yaitu dengan tidak menampilkan art karakternya mereka sama sekali.

Agak aneh melihat China terasa “melonggarkan” sensor mereka untuk tiga karakter ini, malah terlihat hampir tak ada perbedaan dengan originalnya. Mungkin bisa saja karena Mata Hari dan Boudica adalah karakter rank biasa alias bukan super rare, sedangkan Gorgon, Raikou, dan Shuten merupakan karakter SSR.

Comments