Koran App Sahabat Anak – membantu belajar kanji dengan mudah

 

Apa yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata JEPANG?

“Canggih, banyak robotnya, bersih, Conan, Doraemon, cosplay!!”

“Gunung Fuji dong.. trus Tokyo Disneyland juga, Tokyo Tower. Asik buat liburan pokoknya!”

“Woow!! Keren. Pokoknya keren!!! …”

 

Wah, Jepang memang negara yang tenar dengan segudang kehebatan, tapi jangan lupa sejarahnya! … karena Jepang adalah negara yang pernah berada dalam kondisi yang benar- benar terpuruk, salah satunya setelah peristiwa jatuhnya bom di Hiroshima dan Nagasaki. Saat itu Jepang yang masih di bawah pemerintahan Kaisar Hirohito benar- benar rata dengan tanah, benar- benar tidak ada lagi hal yang bisa membantunya untuk bangkit, dan bahkan berdasarkan prediksi butuh ratusan tahun untuk memulihkan keadaan Jepang kembali ke keadaan normal.

Tapi ternyataaaa.. Jepang bisa bangkit hanya dalam kurun waktu kurang lebih 30 tahun aja lo. Konon, setelah Kaisar Hirohito mengetahui kenyataan bahwa Jepang kalah, hal pertama yang dia tanyakan bukanlah “Berapa prajurit yang tersisa?”, melainkan “Berapa jumlah guru yang tersisa?”. Dari fenomena tersebut terlihat bahwa Jepang, sejak dahulu memang sudah berpikir bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk menopang sebuah negara. Sejak saat itu pula, Jepang mulai bangkit, salah satunya dengan berbagai penerapan kebijakan pendidikan, misalnya dengan pemberantasan penduduk buta huruf, digencarkannya penerjemahan buku- buku asing ke dalam bahasa Jepang, dan pengiriman besar-besaran pemuda Jepang untuk belajar ke luar negeri dan mereka WAJIB kembali ke Jepang untuk mengabdikan diri ke negara tercinta.

Nah, dengan kenyataan seperti itu, tidak perlu heran kalo Jepang, tumbuh menjadi salah satu negara maju di dunia seperti sekarang. Kaitannya dengan gelar sebagai negara maju, ada satu hal yang tak terpisahkan yaitu masyarakatnya yang cinta membaca.  Membaca novel, komik, majalah, dan koran misalnya. Kecintaan pada kegiatan membaca harus dibiasakan sejak kecil, karena kalo enggak, waktu sudah gede, baca buku beberapa halaman aja pasti udah ngantuk. Nah dewasa ini, kita bisa dengan mudah menemukan cerpen anak- anak, majalah anak- anak, tapi koran anak- anak? Ada gak ya? Wah kalo yang ini kayaknya masih jarang atau justru belum ada.

“Jadi, anak- anak di Jepang sudah terbiasa baca koran dong? kan negara maju?”

“Tapi di Jepang kan populasi orang tua sudah mulai tidak imbang dengan yang muda, yang tua lebih banyak dari yang muda. Nah kalo yang baca koran dari golongan tua aja, terus yang muda jadi gak tau apa- apa dong kalo misalnya golongan tuanya hilang ditelan masa? ”

Oke- oke gini, jangankan anak kecil, orang dewasa di Jepang pun kadang- kadang belum tentu bisa baca koran karena huruf kanjinya yang disajikan dengan berbagai macam keruwetannya. Jelas, anak- anak pun masih sulit dan belum terbiasa membaca koran, apalagi untuk memahami. Terus soal orang tua yang mulai lebih banyak dari pada yang muda, memang bener sih.. Apa jadinya ya kalo yang muda gak tau fenomena apa yang terjadi di negaranya atau bahkan dunia misalnya?

Nah, dilatarbelakangi beberapa hal, termasuk yang di atas tadi, perusahaan periklanan Dentsu bekerjasama dengan Tokyo Shinbun telah meluncurkan sebuah aplikasi bernama AR App. (Augmented Reality Application) untuk smartphone yang memungkinkan anak- anak membaca koran yang sudah dicetak dengan lebih mudah dan menarik melalui smartphone secara digital tentunya.

Tinggal jepret dan baca. Gampang kan?
Tinggal jepret dan baca. Gampang kan?

Dengan menggunakan aplikasi ini, tidak ada lagi huruf- huruf kanji yang sulit, bahasa koran yang tingkat dewa pun didesain sedemikian rupa supaya bisa mudah dimengerti oleh anak- anak, dan bentuk visualnya juga diubah menjadi lebih menarik karena ada karakter anime yang akan menemani mereka saat membaca.

Screenshot (4)

Screenshot (5)

Koran yang membosankan jadi lebih menarik karena ada karakternya
Koran yang membosankan jadi lebih menarik karena ada karakternya

Meskipun banyak hal baiknya, aplikasi ini ternyata tidak terelakkan dari kontroversi apakah cocok atau tidak bacaan yang tersedia di koran untuk dibaca anak- anak. Nah, justru itu, di sinilah peran penting orang tua untuk mendampingi anak- anaknya. Adanya aplikasi ini tidak hanya menjadikan koran lebih edukatif untuk anak- anak, tapi juga mengubah gaya hidup keluarga dalam masyarakat Jepang yaitu supaya lebih menaruh perhatian pada anak- anak, karena merekalah penentu masa depan nanti.Screenshot (2)

 

Screenshot (3)

VIDEO cek disini dong:

Sumber:

wiredkodomo-shinbun