Dengan lumayan banyaknya IP animanga dan game yang diproduksi di negara Jepang, tak begitu mengherankan melihat mereka juga ketat dalam hal undang-undang hak cipta. Seperti mengenai jual beli bajakan animanga, dan juga mengenai modding pada game. Dan bicara soal mod, kemarin-kemarin muncul kabar dari perusahaan game Koei Tecmo, yang mendenda penjual dari DVD nude mod game Dead Or Alive atau DOA.

Koei Tecmo adalah perusahaan game yang terlibat dalam berbagai bisnis dunia game, dari menerbitkan dan juga mengembangkan game. Ada banyak seri game populer dan terkenal yang dibuat dibawah nama perusahan itu. Dari Atelier, seri Samurai dan Dynasty Warrior atau seri Musou, seri Romance of the Three Kingdom, dan Dead Or Alive.

Dan bicara soal Dead Or Alive kita balik lagi pada topik utama, dimana sekitar dua minggu lalu perusahaan game tersebut memberikan pengumuman kalau mereka telah membuat laporan pada pihak kepolisian prefektur Kanagawa menyangkut denda yang ditujukan pada seorang pelaku yang dituduh menjual DVD ilegal.

DVD tersebut memiliki konten berupa video rekaman yang menampilkan para karakter gadis sexy game Dead Or Alive, spesifiknya DOA Xtreme Venus Vacation yaitu free game spinoff seri Dead Or Alive untuk PC dengan konten yang difokuskan untuk fanservice, yang telah dibuat jadi tampil tanpa busana dengan memakai mod.

Melakukan modding pada sebuah game memang sudah beberapa waktu ini dipandang sebagai sesuatu yang berpotensi melanggar hukum di negara Jepang. Dan Koei Tecmo sendiri juga punya sejarah akan hal itu, dengan tahun 2002 lalu mereka memenangkan kasus pengadilan yang menyangkut sebuah mod nude skin Kasumi pada game Dead Or Alive 2.

Tapi untuk kasus DVD nude DOA Xtreme Venus Vacation ini memang jelas menjadi sesuatu yang melanggar hukum karena sang pembuat DVD tersebut kemudian mengambil untung dengan menjualnya melalui situs lelang. Untuk itulah Koei Tecmo membuat laporan itu, mengklaim hal tersebut sebagai pelanggaran hak cipta dan meminta pembayaran denda.