Game bisa memberikan berbagai hal. Kesenangan tentu sudah pasti, terkadang juga edukasi, tapi selain itu game juga bisa memberikan hubungan sosialisasi, bahkan sebelum jaman game MMORPG. Dan diantara banyaknya game developer ternama, ada satu perusahaan yang pada jaman modern ini memakai sosialisasi atau kekeluargaan sebagai image mereka, yaitu perusahaan Nintendo. Sesuatu yang juga tercermin pada kisah 2 ayah fans Nintendo yang keren & mengharukan ini.

fans nintendo

Danbooru Switch Surprise

Kisah yang pertama diceritakan seorang user Twitter bernama Mohikan. Fans Nintendo ini memiliki seorang putra, yang suka membuat kreasi. Kreasi buatannya adalah papercraft dari mesin gaming, seperti PC atau Laptop. Memang hasilnya itu bukan elektronik asli, jadi tak bisa bekerja, tapi terlihat putra Mohikan menggunakan kreativitas dan imajinasinya dalam berkarya.

Kreasi terbarunya adalah konsol terbaru Nintendo, Switch. Ia membuat paparcraft Switch memakai kertas kardus, yang sampai diwarnai hitam, merah dan biru, mengikuti konsol aslinya. Sang ayah jadi berpikir kalau ia juga ingin Switch asli. Karena itu, sang ayah memberi kejutan keren. Mohikan tak secara langsung memberikan Nintendo Switch sebagai hadiah pada anaknya,

Ia juga memakai cara yang kreatif dalam memberikannya. Ia memberikan Switch itu dengan memasukan konsol Switch asli kedalam Switch kardus. Sesuatu yang tentu mengejutkan dan menggembirakan anaknya. Seperti yang terlihat dalam Tweet terbarunya, anaknya terlihat sangat bahagia akan hadiah tersebut.

Rhythm Heaven Letter

Dari yang kreatif dan keren kita ke yang mengharukan. Kisah dari user fans nintendo di Twitter bernama Kentarock. Ia memiliki seorang putra bernama Hibiki yang buta. Tapi ia juga hobi main drum. Ikatannya pada musik juga tercermin dalam game favoritnya, game Rhythm Heaven buatan Nintendo. Sampai ia menuliskan fan letter kepada Nintendo, yang kemudian di-share melalui Twitter oleh ayahnya.

Surat tersebut menceritakan kalau Hibiki ingin main game seperti anak-anak lain, tapi karena ia buta, tak banyak game yang bisa dimainkannya. Salah satu pengecualian, adalah game Rhythm Heaven. Itu adalah satu-satunya game yang bisa ia mainkan bersama gamer lain. Ia juga mengatakan kalau ia tak pernah kalah main lawan siapapun, dan juga telah mendapatkan perfect score dalam game itu di GBA, DS, Wii, dan 3DS.

Ia lanjut mengatakan kalau ia sangat menyukai game itu, dan ia “sangat saangat” ingin ada game Rhythm Heaven baru lagi, biarpun itu dibuat lebih susah juga tak masalah. Hibiki juga mengatakan kalau akan lebih bagus lagi jika Nintendo membuat lebih banyak game yang dapat dimainkan bahkan oleh gamer yang cacat agar mereka juga bisa ikut main game dengan orang lain.

Lalu apa yang terjadi? Nintendo memberi 2 kejutan. Nintendo merespon, memberikan rasa terima kasih pada dukungan Hibiki, mengatakan mereka ingin membuat game yang dapat disukai oleh semua orang, dan juga akan mengabarkan surat tersebut pada tim game development Nintendo. Kejutan kedua, Nintendo juga mengetik surat tersebut dalam bentuk tulisan braille, supaya Hibiki juga dapat membaca surat balasannya secara langsung.