Anime memang seru untuk ditonton, dan popularitasnya saat ini semakin besar dan mainstream. Tapi satu fakta yang menyulitkan adalah masalah-masalah yang banyak terjadi dalam industri anime, dan yang lumayan sering dibicarakan adalah permasalahan upah para staff balik layarnya, terutama animator. Dan baru-baru ini ada lagi kabar macam itu dengan animation director anime JoJo Part 5 yang mengaku masih belum dapat bayaran upah.

Adaptasi anime dari manga JoJo buatan Araki Hirohiko dibuat oleh studio David Production. Mereka telah mengadaptasikan manga JoJo sejak Part 1 Phantom Blood, dan tahun ini telah menyelesaikan adaptasi dari manga JoJo Part 5 Golden Wind.

Anime JoJo Golden Wind disutradai oleh Kimura Yasuhiro dan Takahashi Hideya dengan Tsuda Naokatsu sebagai chief director, dengan Kobayashi Yasuko menangani komposisi dan banyak staff lain yang terlibat dengan anime JoJo sebelumnya kembali lagi disini.

Anime JoJo Golden Wind pertama ditayangkan sejak Oktober 2018 lalu, dan ditayangkan dalam beberapa cour, dan episode terakhirnya ditayangkan akhir Juli tahun ini. Dan animation director anime JoJo ini adalah Ashiya Kohei, yang mengatakan kalau ia masih belum menerima bayaran atas kontribusinya untuk anime tersebut sampai sekarang.

Ashiya mengatakan hal itu dari beberapa tweet miliknya. Ia juga mengatakan kalau ia telah terlibat dalam anime JoJo Golden Wind sejak episode pertamanya dan dengan sarkastik mengatakan kalau ia “diperbolehkan kerja tanpa dibayar”. Tapi ia juga mengatakan kalau ia tidak setuju akan sesuatu seperti “kerja sukarelawan”.

Ashiya mengakhiri perkataannya dengan tidak akan berkata lebih lagi untuk saat ini demi tidak menyakiti rasa cinta para staff dan cast akan seri JoJo dan ia sendiri tetap menyukai seri itu. Ashiya juga menulis “cinta itu juga nyata bagi para creator muda yang akan mendukung industri ini nantinya. Kenangan mereka akan tweet saya dapat mencegah rasa patah hati bagi mereka”.

Masalah pembayaran upah memang sesuatu yang lumayan sering terjadi dalam industri anime. Akhir 2017 lalu studio IMS juga kena tuduhan tidak membayar animator mereka, dan bahkan dalam tahun 2019 ini juga ada kabar dari studio Madhouse yang tidak membayar lembur asisten produser mereka yang telah bekerja tiga ratusan jam dalam sebulan.