Momen yang spesial bagi negara Jepang minggu ini, karena tanggal 1 April kemarin diumumkan nama era Jepang baru yang akan menjadi penerus dari era Heisei, yaitu era Reiwa. Penduduk Jepang baik online maupun offline merayakannya dengan berbagai hal, tapi bagi musisi yang satu ini, ia merayakannya dengan melakukan hal menarik, dan dari situ malah menemukan sesuatu yang lebih menarik lagi. Ternyata ada music FF pada kanji Reiwa.

Musisi tersebut bernama Taiga dan ia adalah member dari band Re:Ply dimana ia yang memainkan alat musik keyboard dalam band tersebut. Dan sesuai dengan alat musik yang dimainkan olehnya, setelah kanji Reiwa tersebut diumumkan, Taiga memasukan kanji tersebut pada software piano.

Caranya bisa memasukan kanji tersebut, adalah dengan menyusun nadanya dimana letak notnya jadi membentuk kanji pada nama Reiwa. Untuk susunan tersebut, ia menuliskannya memakai kanji Reiwa yang versi bentuk kaligrafi kuas, bukan tulisan digital.

Dan setelah disusun, tentu dicoba juga dinyalakan suaranya dan dilihat bagaimana kira-kira alunan nada yang bisa tercipta dari susunan kanji tersebut. Tapi Taiga terkejut, karena musik yang keluar dari aransemen tersebut adalah sesuatu yang tak asing.

Musik yang terdengar dari susunan nada tersebut, adalah musik yang pasti dikenal oleh mereka yang fans seri Final Fantasy. Karena itu adalah musik yang tak hanya ikonik dari game tersebut tapi juga bisa dibilang track musik paling pertama dari Final Fantasy. Musik berjudul Prelude yang dikomposisikan oleh Uematsu Nobuo.

Musik tersebut sudah benar-benar menjadi bagian franchise Final Fantasy, dan terus dipakai dan muncul dalam game-game Final Fantasy setelahnya, tak hanya pada game utama tapi juga pada game spin-off, seperti Dissidia.

Penemuan yang luar biasa dari Taiga ini jadi dilirik oleh netizen, dan kini tweet musik Reiwa miliknya telah ditonton sampai lebih dari 3.5 juta kali. Banyak yang berkomentar menghubungkan era Reiwa dengan Final Fantasy dan Square Enix, seperti mengatakan kalau SquEnix bagaikan meramal masa depan era Jepang berikutnya.

Rasanya sih tak mungkin kalau SquEnix meramalkannya 😀 tapi memang menarik melihat musik yang lahir dari kanji ReiWa ini memiliki kemiripan dengan musik FF yang dikomposisikan pada era ShoWa, dengan game FF pertama dirilis tahun 1987, 2 tahun sebelum pergantian ke era Heisei.