Sudah lebih dari setahun berlalu sejak tragedi kebakaran studio KyoAni alias Kyoto Animation tahun 2019 lalu. Salah satu kasus kebakaran terbesar dalam sejarah Jepang, dan yang terbesar dalam era Jepang baru, dan juga merenggut nyawa banyak staff studio anime populer tersebut. Semoga saja tragedi macam itu tak terjadi lagi, dan mungkin harapan itu bisa dibantu dengan ciptaan kece dari seorang anak SMP Jepang.

Studio anime Kyoto Animation tertimpa tragedi kebakaran besar yang terjadi pada pertengahan Juni 2019 lalu. Kebakaran tersebut disebabkan seorang pria bernama Aoba Shinji yang memulai menyalakan api dengan gasolin, dan dari situ api tersebut kunjung membesar dan menyebabkan ledakan, dan pada akhirnya menghanguskan gedung studio satu KyoAni.

Orang-orang yang berada pada studio itu berusaha keluar tapi terperangkap, dengan kebakaran pada pintu masuk dan diperkirakan ada juga asap yang memenuhi lantai atas. Pada akhirnya api tersebut berhasil dipadamkan, tapi banyak korban jiwa yang berjatuhan dan banyak juga projek anime studio itu yang rusak dan perkembangannya jadi terundur.

Tapi fans anime dari seluruh dunia membantu memberikan donasi bagi studio itu, membuat KyoAni dapat memberi bantuan pada para korban, dan setelah itu studio tersebut perlahan menyembuhkan diri juga dan berjalan lagi dalam memproduksi anime seperti sebelumnya. Tapi tentu diharapkan takkan ada tragedi menyedihkan seperti itu terjadi lagi.

Dan mungkin itu bisa dibantu dengan ciptaan seorang anak SMP Jepang dengan nama Tatsuki, dimana ia membuat desain pagar penjaga jendela yang dapat dilepas dengan mudah dari dalam melalui sebuah tarikan mekanisme, dan dikatakan sangat mudah sampai anak SD juga bisa.

Pagar jendela tersebut diciptakan oleh Tatsuki atas respon kepada kejadian kebakaran Kyoto Animation, dimana pagar jendela studio itu walau menjaga agar penjahat tidak masuk, tapi juga membuat mereka yang berada di dalam jadi terperangkap. Hal itu membuat Tatsuki jadi berpikir “kenapa sesuatu yang seharusnya menjaga nyawa malah jadi mengambil nyawa”.

Ciptaan tersebut membuat Tatsuki memenangkan piagam perak pada Eksebisi Internasional Virtual Inventor Muda 2020, dan mengejutkan para profesional industri jendela di Jepang. Dan telah ada satu perusahaan yang kini berusaha melakukan manufaktur dari desain tersebut untuk umum.