Diawal Fall 2018 ini dunia anime diramaikan anime Goblin Slayer yang episode pertamanya memiliki adegan pemerkosaan dan kekerasan brutal. Sekarang rasanya hal tersebut sudah lumayan tenang, tapi kali ini muncul respon yang mirip pada episode baru anime SAO yang ada adegan kekerasan yang hampir jadi pemerkosaan, yang sampai membuat sang author Kawahara minta maaf ke seiyuu adegan raep SAO Alicization itu dan menjelaskannya.

Episode tersebut adalah episode 10 SAO Alicization Arc yang tayang akhir minggu kemarin. Dimana karakter Tiese dan Ronye disekap dan dilecehkan, tapi untungnya pada akhirnya Eugeo dan Kirito berhasil menyelamatkan mereka.

Ini bukan pertama kalinya adegan seksual semacam itu muncul di seri SAO, contoh terkenal lainnya adalah pada SAO Alfheim arc, yang memiliki adegan dimana Asuna dilecehkan oleh Sugou alias Oberon. Dan baru-baru ini Kawahara Reki sang author light novel SAO buka-bukaan akan hal tersebut.

Pertama ia memberikan rasa terima kasih sekaligus meminta maaf kepada seiyuu dari kedua karakter yang jadi korban adegan tersebut, Ishihara Kaori pengisi suara Tiese dan Kondo Reina pengisi suara Ronye, yang dikatakan Kawahara memberikan performance yang memeras hati pada adegan menyakitkan itu.

Setelah itu ia menjelaskan kenapa bisa ada banyak adegan macam itu dalam cerita SAO. Kawahara mengatakan karena banyak cerita novel atau saga epik atau kisah petualangan yang dibacanya saat SMP dulu mengandung elemen macam itu, dengan novel Ougon Hakusha sebagai judul perwakilannya. Saat ia menulis ia jadi terpengaruh hal itu bagaikan kena sihir.

Tapi sekarang ini pengaruh itu sudah melemah, dan Kawahara memilih mengekspresikan catharsis dengan cara lain. Kawahara kemudian mengatakan jikalau adegan macam itu benar-benar diperlukan maka ia akan menulisnya, tapi ia lebih memilih menuliskannya pada buku yang bukan light novel.

Kawahara menambahkan kalau ia sendiri terkejut akan adegan itu di anime Alicization arc, yang dirasa olehnya membuat adegan itu lebih ekstrim lagi dari versi novelnya. Ia mengatakan level grittiness novel SAO termasuknya sangat menengah. Tapi direksi, animasi, dan akting dalam adegan itu yang begitu kuat jadi memperbesar impact adegan tersebut.

Comments