Akiba-chan dan akiba-kei ada yang ingin belajar bahasa jepang? Hayo siapa yang sudah mencoba kelas gaul bersama Sensei dari Akiba Classroom? Kalau belum, setelah melihat artikel ini coba deh sesekali belajar bareng mimin. Hehe. Tapi sebelum ituuu kita lihat dulu fakta unik yang nggak lepas dari bahasa jepang.

Dalam belajar bahasa jepang, biasanya kita mengenal tiga huruf utama. Yaitu katakana, Hiragana, dan Kanji. Meskipun pada zaman modern ini juga sudah sangat sering digunakan romaji sebagai huruf ke-4 mereka. Nah, diantara huruf huruf tersebut bagi para pemula sih mengenal katakana dan hiragana tidaklah terlalu sulit. Tapi begitu kenal kanji,….haduh. langsung pusing deh ngeliat bentuknya yang mbulet sana sini. Betul nggak? Kanji dalam bahasa jepang jumlahnya ribuan. Dengan cara penulisan (atau yang lazim disebut coretan) beragam. Mulai dari simple, satu coretan, sampai yang berpuluh-puluh step.

Baca Juga: 4 Level Kata “Heee” Bagi Orang Jepang Yang Perlu Kalian Tau

Akiba-chan dan akiba-kei pernah mencoba menulis kanji? Trust me, nulis huruf ini nggak semudah kelihatannya meski udah pake tutorial. Ngobrolin tentang kanji nih, ada lho kanji yang susaaah banget cara penulisannya. Bahkan orang jepang sendiri banyak yang geleng kepala saat melihat. Menurut sensei dari Sora News, yang telah memiliki jam terbang tinggi. Ada 5 kanji dengan tingkat coretan paling sulit yang pernah ada.

*WARNING: Sebagian kanji tidak dapat dilihat dari smartphone tertentu (membutuhkan aplikasi khusus). So, kalau di hape mu ada yg miss jangan khawatir, bukan berarti mimin kelewatan kok. 😀 Cukup lihat gambarnya di tiap nomor aja.

 

5. Dou (?)

Tingat kesulitan: 48 Coretan

Pada urutan nomor lima adalah kanji dengan cara baca “dou”. Kanji ini merupakan kanji dengan bentuk tulisan pengulangan dari kanji kumo/awan (雲). Ditulis dengan coretan empat kali lebih banyak sehingga menghasilkan kanji seperti ini  >>> ? <<<. Kurang jelas? Silahkan klik zoom di masing-masing komputer kalian. 😀

Fyi, kanji “dou” yang dapat kalian temukan pada Kamus Morohashi diatas memiliki arti “hamparan awan, kumpulan awan”. Hmmm masuk akal. Pantes ya nulisnya diulang ulang, ternyata artinya nggak jauh beda toh dari form pertama nya. 😀

 

4. Tou (龘)

 Tingat kesulitan: 48 Coretan

Masuk ke urutan selanjutnya adalah kanji “tou”. Bila kanji dengan coretan terbanyak di urutan ke-lima terbuat atas susunan awan, nah si nomor 4 ini punya tiga susun ryuu/naga (龍). Oh tapi ini bukan kanji ryuu yang biasa kalian temui sih ya. Ryuu yang ini biasanya dipakai untuk mewakili naga dalam keadaan yang lebih rumit. Atau gampangnya, old style.

Baca Juga: Belajar Kanji Jadi Lebih Mudah Berkat Video-Video Lucu Ini

Nah untuk arti dari “tou” sendiri nggak jauh beda kok dari form pertamanya. Ryuu = naga, ryuu ryuu ryuu #plaak eh maksudnya “tou” = “naga yang sedang bergerak”.

 

3. Hyou, Byou (䨻)

 Tingat kesulitan: 52 Coretan

Kalau di nomor lima kita telah meilhat awan. Maka di posisi ketiga ini kalian bisa melihat sekumpulan petir cetar membahana. Disusun empat kali lagi! Gimana nggak ruwet tuh. 😀 kanji “hyou” merupakan kanji yang maknanya nggak ada bedanya kaminari, yaitu “petir”. Hanya saja, penggunaan kanji “hyou” biasanya lebih ekstrim. Seperti contohnya, pada kalimat yang melibatkan petir dalam atau penyebab badai.

 

2. Sei (?)

Tingat kesulitan: 64 Coretan

Astaga, masuk nomor dua makin keriting nih mimin lihat bentuknya. 😀 “Sei”, kanji yang berdiri atas enam pulu empat coretan.  Tapi tenang saja, kanji dengan keribetan luar biasa begini biasanya nggak pernah dipakai dalam praktek kehidupan sehari-hari kok. Hanya keluar pada jenis tulisan sastra yang klasik banget. Karena sesungguhnya dia memang tidak memiliki arti.

Alias kanji yang biasanya ngikut/melebur ke arti lainnya. Susunan “sei” terdiri dari kanji kyou-nya “kyoumi”. Jadi mungkin kalau dia nempel bakal punya arti yang nggak jauh beda dari “ketertarikan”.

 

1. Testu, Techi (?)

Tingat kesulitan: 64 Coretan

belajar bahasa jepang

Kanji pertama dari lima urutan yang menempati urutan tersulit dan ternjelimet bagi pem belajar bahasa jepang adalah “Tetsu”. Oh btw, ini bukan tetsu yang artinya besi ya. Kanji dengan coretan enam puluh empat kali like hell tersebut merupakan sebuah kanji yang memiliki arti “banyak kata,sangat banyak kata”.

Oh wew, cocok banget sama kerumitannya ya. Kanji “tetsu” merupakan sebuah kanji yang bentuknya terdiri atas empat kali pengulangan kanji ryuu (龍/naga). Nulis single龍 aja udah bikin tangan cenut-cenut tuh. Apalagi upgrade jadi bentuk Tetsu ini. Kebayang nggak sih keritingnya kayak apa. 😀

Btw kalau kalian ketik pakai komputer, kanji tetsu bakal muncul seperti ini : ?
Sugeee lah udah kayak kotak item yang nggak bisa dibaca ya. Hahahaha

Nah akiba-chan dan akiba-kei. Itulah lima kanji dengan coretan terbanyak dan offfff couuurse tersulit untuk dipraktekkan. Dalam artian tulis tangan ya maksudnya. 😀 Kalau praktek ala keyboard warrior sih bisa dibilang gampang. Karena hampir semua kanji sudah terinput disana.

Oh dan tambahan pengetahuian buat akiba-chan dan akiba-kei. Kelima kanji paling rumit di atas merupakan kanji rigiji (理義字) jadi nggak heran kalau coretan mereka banyak banget. Apa itu rigiji? Rigiji merupakan sebuah bentuk penulisan kanji dengan mengulang satu kanji asal sebanyak minimal dua sampai empat kali.

So, akiba-chan dan akiba-kei yang mau belajar bahasa jepang secara total. GANBATTE NE! jangan pernah menyerah. 😀 Mimin juga masih terus belajar kok. Pengen belajar dengan mudah mulai dari awal banget? Kalian bisa lho ikutan AKIBA CLASSROOM. Selain dibimbing oleh sensei handal yang usah sering banget ke jepang, kalian juga bisa memilih waktu belajar senyaman kalian!

Karena Akiba Classroom sangat fleksibel, diakses secara online dari mana saja dan kapan saja. Mau bimbingan untuk mengejar Noryoku Shiken? Bisa banget. Kepoin dulu deh websitenya DISINI. 🙂