Kameko juga bisa unjuk gigi. Setelah belakangan ini cosplayer tanah air mampu memajukan nama Indonesia di kancah internasional, jika kita masih ingat ada Frea dan Ryan Cyd dengan aksinya di WCS dan beberapa cosplayer lainnya dengan prestasi yang juga tidak kalah kerennya. Sekarang, giliran para kameko indonesia nih yang juga ngga mau kalah ikut mengharumkan nama Indonesia.

29 Oktober 2017 yang lalu melalui kompetisi foto Comic Fiesta BTS Competition, ketiga kameko Indonesia berhasil menyabet seluruh piala di ajang kompetisi tersebut. Mereka adalah Archie Kwa sebagai juara 1, Johannes BP sebagai juara 2, dan Denny Dwi Prasetia sebagai juara 3. Mereka terpilih menjadi juara di antara 12 semi finalis terpilih dari seluruh dunia. Penasaran seperti apa cerita mereka? Yuk simak di bawah ini.

1. Archie Kwa (Bluemoon Studio)

Kameko satu ini terpilih sebagai juara 1 dengan karyanya yang mengambil tema Overwatch. Hal yang membuat spesial dari fotonya adalah penggunaan UV light pada hasil karyanya. “Awal mula konsep foto ‘Sombra in UV’ dimulai dari pemilihan teknik yang mau dipragain dulu dan terpilihlah UV sebagai teknik yang bakal ditonjolin di shoot kali ini.

Pas teknik udah mantep, baru mulai mencari topik/cosplay manakah yang bakal bisa menonjolkan teknik UV ini. Setelah ngobrol dengan teman-teman cosplayer dan melalukan beberapa research sini sana, terpilihlah Sombra dari Overwatch sebagai topik/cosplay yang bakal dipake untuk shoot ini.” tutur Archie.

Menurut Archie, ia sangat bangga dan senang dapat memenangkan kompetisi ini. Namun baginya yang lebih penting adalah ia berharap semoga karyanya ini bisa menginspirasi Kameko lainnya untuk lebih men-challange diri sendiri dan juga bisa memenangkan kompetisi fotografi cosplay baik di dalam maupun luar negeri. Ia juga berharap Indonesia juga bisa membuat kompetisi fotografi cosplay yang levelnya menduniaKamu juga bisa lihat karya-karya lainnya di pagenya Archie Kwa Photography x D.o.D.

 

2. Johannes BP

Berbeda dengan kameko lain, kameko satu ini menggunakan efek CGI sebagai senjata ampuhnya. Ia memilih cosplay NieR untuk dijadikan objek fotonya. “Pertama kali saya melihat contest ini dan membaca rulesnya, saya sangat tertarik karena yang menjadi pokok penilaian di BTS photo contest adalah effort dan proses yang digunakan untuk menghasilkan foto cosplay. Ini berarti hasil foto bagus saja tidak cukup, prosesnya juga harus unik.” kata Johannes.

Johannes berungkap “Konsep utamanya adalah Beauvoir boss battle, bos yang diduga paling good looking dan majestic dalam game NieR: Automata. Yang menjadi permasalahan adalah bentuk boss ini yang sangat tidak manusiawi, tingginya 4x tinggi manusia. Dibuat dengan props harganya tidak masuk akal, disimpan di mana setelah photoshoot juga tidak tahu, mau discrap juga sayang. Solusi terbaik adalah dengan menggunakan CGI.”

Johannes mengatakan bahwa iya merasa senang. Ia juga kaget bahwa pemenang kompetisi berasal dari Indonesia. Cek juga karya-karya lainnya di pagenya Johannes BP.

 

3. Denny Dwi Prasetia (Paperfly Visual)

Bagi Denny ini adalah tahun ketiga ia mengikuti lomba BTS Competition. Tahun ini ia mengambil tema Persona karena ia sangat menyukai series game Persona. Ia pun memilih karaktern Ann Takamaki sebagai objek fotonya. Denny sangat ingin menggunakan tema kota Tokyo, namun karena di Jakarta tidak ada spot yang mendekati ia pun membuat backgroudnya sendiri. Ia membangun dinding lampu dengan menggunakan pipa yang ia rakit sendiri. Tidak hanya itu, ia juga menggunakan efek asap untuk menambah efek dramatis dalam foto.

“Saya salut buat semua partisipan yang sudah mengikuti BTS photo contest. Perasaan yang saya rasakan tentu saja senang, terutama bisa belajar banyak hal baru dari semua partisipan. Mulai dari persiapan, produksi dan juga hasil akhir dari setiap foto yang ada. Dengan ini saya harap juga orang banyak bisa menjadi lebih tahu mengenai Cosplay Photography sebagai sebuah seni tersendiri.” ujar Denny.

kameko

Kalau penasaran dengan hasil karya kameko satu ini, pantengin aja pagenya Paperfly Visual.

Comic Fiesta BTS Competition sendiri merupakan ajang kompetisi fotografi bertaraf internasional. Tahun ini ajang ini sudah mencapai tahun ke-empatnya dan dijurikan oleh Kameko – Kameko yang juga bertaraf internasional, yaitu Jin, Pugoffka, dan Zon.