Netflix terlibat dalam berbagai projek besar untuk fans animanga dan game Jepang. Dari anime Tomb Raider sampai adaptasi live-action Sword Art Online, dan masih banyak lagi. Dan baru-baru ini mereka mengumumkan keterlibatan dengan projek lain berupa anime berdasarkan seri game Sonic. Tapi ada kabar pahit juga dimana ada masalah pada projek mereka dan Nintendo yaitu live-action dari game Legend Of Zelda.

Kita mulai dari yang manis saja dulu, dengan Netflix mengumumkan adanya projek anime dari seri Sonic SEGA dengan judul Sonic Prime. Anime itu akan berupa 3D CG yang dibuat di barat, dengan studio WildBrain yang menganimasikannya dan juga menangani produksi, distribusi, dan licensing bersama dengan SEGA.

Dan selain itu ada juga Man Of Action yang menjadi executive producer projek tersebut. Ini bukan pertama kalinya WildBrain dan Man Of Action bersama terlibat dalam projek seri anime game, dengan sebelum ini mereka juga terlibat dalam seri Mega Man Fully Charged.

Netflix mengatakan ceritanya akan mengenai Sonic yang menjelajah dalam menyelamatkan dunia multiverse baru sambil melakukan perjalanan menebus dirinya sendiri. Anime itu akan memiliki panjang 24 episode dan dijadwalkan dirilis tahun 2022 nanti.

Lalu setelah kabar yang seru dan manis kita ke yang pahit, karena kabar projek baru Netflix dan SEGA ini juga diikuti kabar sedih antara Netflix dan Nintendo. Yaitu dengan pembatalan dari projek adaptasi live-action game Legend Of Zelda yang diumumkan tahun 2015 lalu.

Menurut info yang didapat dari wawancara Serf Times bersama Adam Conover dari College Humor, keputusan pembatalan itu diambil oleh Nintendo yang disebabkan adanya kebocoran info dari pihak Netflix akan projek tersebut sebelum pengumuman projek itu dirilis untuk umum dan membuat Nintendo panik ketakutan.

Adam juga mengatakan masalah leak tersebut merambah pada College Humor yang awalnya juga memiliki projek seri animasi stop-motion berdasarkan game Nintendo Star Fox, sebelum projek itu juga jadi dibatalkan. Sesuatu yang disayangkan karena dikatakan kalau mereka padahal sampai dikunjungi oleh Miyamoto Shigeru saat animasi itu tengah dibuat.