Artist dari mangaka maupun komposer dan lain-lain juga manusia, dan sebagai manusia ada kalanya mereka menghembuskan nafas terakhir. Dan bicara soal hal tersebut, dalam minggu ini muncul kabar duka dari dunia artist Jepang, dan tak hanya satu, tapi sampai ada tiga orang artist dengan karya kece yang dikabarkan meninggal minggu ini. Yaitu seorang mangaka hentai, komposer game, dan creator Vtuber.

Kita mulai dari Vtuber dulu, sebagai follow up dari kabar yang sebelumnya diberitakan mengenai bencana banjir dan longsor yang melanda daerah Kyushu dikarenakan curah hujan yang begitu lebat disitu dalam bulan ini. Salah satu yang terkena efek bencana itu adalah penginapan Ryokan Tsuruya Intaku yang terkenal berkat maskot Vtuber Dennou Okami Chizuru.

Saat itu dikabarkan kalau creator Vtuber itu, Watanabe Kenta, yang juga cucu dari manager penginapan tersebut, menghilang saat naik mobil bersama orang tuanya. Update sedih kini diberikan dengan dikonfirmasi kalau Watanabe tak selamat, dengan jasadnya dan ibunya ditemukan oleh pemadam kebakaran kemarin-kemarin.

Lalu adalah kabar dari perusahaan AQUAPLUS, developer visual novel yang terkenal sebagai pembuat seri visual novel strategi Utawarerumono dan Tears To Tiara dan visual novel To Heart. Dikabarkan oleh presiden perusahaan tersebut, Shimokawa Naoya, kalau komposer musik AQUAPLUS, Mameda Susumu, telah meninggal dunia, dan tak diberitahukan penyebabnya.

Mameda sudah mengkomposisikan berbagai musik dari banyak projek buatan AQUAPLUS. Selain Utawarerumono dan Tears to Tiara ada juga To Heart 2, White Album, dan lain-lain lagi. Pengumuman itu juga mengkonfirmasi kalau ia juga suka dikredit dengan nama Kinugasa Michio.

Lalu yang terakhir, adalah kabar dari meninggalnya seorang hentai mangaka, dengan nama E-musu Aki. Kabar tersebut diumumkan oleh penerbit Jepang Wanimagazine, yang sering terlibat dengan sang mangaka dengan menerbitkan buku hentai karyanya.

Kabar ini juga diumumkan oleh distributor doujin dan hentai terkemuka luar Jepang Fakku yang juga sudah menerbitkan banyak sekali buku buatannya, dan sang eromangaka juga menjadi salah satu artist pertama yang karyanya secara resmi diterbitkan oleh website tersebut. Tak dikatakan penyebabnya, hanya dikatakan kalau ia meninggal pada tanggal 7 Juni.