Pada tanggal 18 Februari 2016 kemarin, Touken Ranbu akhirnya mengungkap identitas toudan baru. Toudan yang satu ini hanya akan dirilis apabila jumlah Aruji yang register untuk Touken Ranbu Pocket minimal 1.500.000 orang. Toudan ini adalah tachi yang termasuk dalam Tenka Go Ken (Five Swords Under the Heaven), sama dengan Mikazuki Munechika, bernama Juzumaru Tsunetsugu.

Juzumaru.Tsunetsugu.full.1973230

Pada periode Muromachi, keluarga Ashikaga Shogun memiliki lima tachi yang mereka hormati sebagai harta yang tak ternilai. Kelima pedang tersebut dibuat pada sebelum sampai dengan pertengahan periode Kamakura dan telah dipertimbangkan sebagai “The Great Master Pieces”. pedang – pedang tersebut adalah “Oni-maru Kunitsuna” oleh Awataguchi Kunitsuna yang dikatakan sebagai  pengusir roh yang menghantui Bupati Hojo Tokiyori, “Odenta Mitsuyou” oleh Miike Mitsuyou dinamakan oleh keindahannya, Dojigiri Yasutsuna oleh Hoki Yasutsuna yang digunakan oleh Minamoto Yorimitsu untuk menaklukan iblis yang mengganggu penduduk desa yang hidup disekitar Gunung Oe, “Mikazuki Munechika” oleh Sanjo Kunitsuna yang dinamakan untuk pedang uchinoke yang menyerupai bulan sabit, dan “Juzumaru Tsunetsugu” oleh Aoe Tsunetsugu yang dimiliki oleh Nichiren, biarawan buddhist yang menggantung juzu pada pangkal pedangnya.

Juzumaru Tsunetsugu ditempa oleh Aoe Tsunetsugu dan dimiliki oleh Nichiren, seorang biarawan buddhist yang hidup pada periode Kamakura (1184 – 1336). Juzumaru Tsunetsugu digunakan untuk perlindungan diri.

Nichiren adalah seorang biarawan buddhist yang hidup pada awalh tahun 1200an di Jepang. Beliau mencoba untuk memberikan pencerahan kepada pemerintahan saat itu. Dalam usahanya, beliau menerbitkan tiga keluhan melawan kepemimpinan pemerintah. Ternyata ternyata hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Setelah mendapatkan reaksi yang cukup buruk, dua kali pengasingan, satu kali usaha pembunuhan, dan kegagalan menghalangi eksekusi oleh fenomena penghubungan raga dengan surga yang aneh, Nichiren menyerah untuk mencerahkan kepemimpinan, dan dengan suka rela diasingkan ke Gunung Minobu, tempat dimana beliau membangun Kuil Kuonji.

Setelah wafatnya Nichiren, Juzumaru Tsunetsugu disimpan di Kuil Kuonji. Akan tetapi, pedang tersebut hilang pada awal abad ke-18. Pada tahun 1980, Juzumaru ditemukan oleh Sugihara. Sugihara mencoba untuk mengembalikan Juzumaru Tsunetsugu ke Kuil Kuonji, akan tetapi negoisasi gagal dan Juzumaru Tsunetsugu diberikan kepada Kuil Honkou-ji di Amagasaki, Perfektur Hyougo, dan diperlihatkan kepada publik satu tahun sekali pada bulan November.

Pedang yang memiliki panjang 83.63 cm ini memiliki desain karakter pemuda tinggi langsing berambut panjang nan indah. Suara Juzumaru Tsunetsugu akan diisi oleh Midorikawa Hikaru.

Nah, bagaimana Aruji-sama? Ingin memiliki toudan indah satu ini?