Negara Jepang memang lumayan terkenal dalam hal fanservice animanga atau industri film dewasanya. Tapi ada yang agak ironis sebagai kebalikannya, yaitu bahwa generasi muda masyarakat Jepang banyak yang memilih untuk tak menikah atau memiliki anak. Dan hal tersebut terus berefek pada negara Jepang. Yang dibuktikan oleh data yang dikumpulkan baru-baru ini, dimana ditunjukkan kalau jumlah anak di Jepang turun lagi.

Hasil data tersebut diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi pada tanggal 1 April 2018 kemarin. Dari data tersebut, ditunjukkan kalau jumlah anak di jepang yang berumur dibawah 15 tahun diperkirakan ada sebanyak 15.5 juta orang, dengan 7.95 juta anak laki-laki dan 7.58 juta anak perempuan.

Itu adalah jumlah yang mengkhawatirkan bagi negara Jepang, karena itu adalah jumlah yang paling rendah dalam sejarah Jepang! dan juga penurunan lagi dari tahun 2017 lalu, dimana jumlahnya hanya sekitar 15.7 juta anak. Dan itu adalah angka penurunan yang terus berlanjut selama 37 tahun berturut-turut sejak tahun 1982.

Baca Juga: 5 Fakta Unik Sepak Bola dan Timnas Jepang

Semakin mengkhawatirkan bagi negara Jepang, karena negara tersebut memiliki populasi orang tua terbanyak di dunia. Walau ada juga kakek nenek yang tak kalah aktif dengan para anak muda, dengan angka kelahiran yang rendah di Jepang, rasanya lama-lama memang mereka perlu tangguh seperti itu agar negara Jepang tetap bisa berjalan.

Apalagi telah ditunjukkan juga kalau proporsi perbandingan antara jumlah anak dengan total populasi di Jepang telah berkurang selama 44 tahun, dengan persentasenya saat ini hanya 12.3 persen, persentase yang paling rendah sejak tahun 1975. Sampai beberapa netizen mengatakan mungkin kedepannya nanti orang Jepang bisa punah.

Baca Juga: 7 Pemain Timnas Jepang Terganteng Sepanjang Masa

Diberikan juga data detail tambahan dari segi prefektur. Dikatakan kalau jumlah persentase anak yang paling besar jatuh pada Prefektur Okinawa dengan angka 17.1 persen. Dan untuk jumlah persentase paling rendah jatuh pada Prefektur Akita dengan angka 10.1 persen.

Sementara itu Ibukota Jepang, Tokyo, tak diberitahukan persentase detailnya, tapi bisa jadi sedikit cahaya dari data gelap tersebut. Dengan Tokyo menjadi satu-satunya tempat dimana populasi anak justru mengalami kenaikan selama empat tahun berturut-turut.

Menara Tokyo