Negara Jepang bisa terbilang ganas dan ketat dalam hal bajakan dan hak cipta, dan sudah ada berbagai kabar polisi bahkan di Akibanation ini yang memberitakannya. Dari kartu Yu-Gi-Oh sampai modding game maupun konsol game itu sendiri. Kali ini ada lagi kabar yang lagi-lagi berhubungan dengan bajakan dan hak cipta, dimana dua orang ditahan oleh polisi karena mereka menjual merch Love Live bajakan.

single
Aqours – Kimi ni Naritai Aquarium

Dan ya, sekali lagi ini adalah berita dimana polisi Jepang menangani kasus yang melibatkan seri Love Live, setelah sebelumnya ada juga orang lain yang ditangkap karena melakukan modifikasi pada figurine Love Live dan menjualnya.

Tapi untuk kasus yang kali ini barangnya bukanlah figure. Dengan dua orang pemilik toko ditangkap kepolisian dari Kota Numazu dan Shizuoka, karena kedua tersangka menjual hoodie yang bergambarkan logo yang sangat mirip dengan logo dari grup idol unit Aqours dari Love Live Sunshine di Akihabara, Tokyo.

Kedua tersangka tersebut tak diumumkan namanya, tapi dikatakan kalau keduanya adalah pria, satu berumur 55 tahun dan satu lagi berumur 46 tahun, dan keduanya tinggal di Koshigayashi, Saitama. Pada hari penangkapan, pihak kepolisian mengatakan kalau mereka menemukan tujuh hoodie, dan sedang diselidiki bagaimana barang itu diproduksi.

Karena kemiripan tersebut, ini masuk dalam pelanggaran hak cipta dari pembuat seri Love Live, studio Sunrise. Dan studio tersebut juga telah mendengar kabar ini. Perwakilan dari Sunrise memberikan komentar akan hal ini, mengatakan sungguh disesalkan apa yang dilakukan oleh kedua tersangka melenceng dari aktivitas fans normal.

Seri Love Live memang tak begitu jauh ya dari polisi 🙁 dan tak hanya menyangkut merch bajakan tapi juga tingkah dari para fans dan hater akan seri Love Live itu sendiri, yang sudah lumayan dikenal oleh orang-orang di Jepang.

Padahal saat ini seri tersebut lagi meriah dengan perilisan movie Love Live Sunshine School Idol Movie: Over the Rainbow, dan memberikan performance yang lumayan bagus di box office Jepang. Semoga ini tak memberi efek negatif kesitu ya.