Sudah ada beberapa hubungan antara Indonesia dan Jepang dalam dunia animanga dan game, seperti cosplayer dan singer Defy yang menyanyikan opening game Neo Angelique, dan komikus Juki yang bekerja sama dengan studio anime Jepang beberapa tahun lalu. Dan bicara soal komikus, ada lagi yang keren baru-baru ini, dengan adanya seorang komikus Indonesia yang membuat award-winning manga berjudul Joze no Mahou Yashiki.

Komikus tersebut bernama Dedy Koerniawan. Berasal dari Bandung, ia bergabung jadi member Silent Manga Audition (SMA) MasterClass dari bulan Mei tahun ini, dan menjadi member SMA kedua yang karyanya debut dalam majalah manga Jepang.

Ini bukanlah karya pertamanya, dengan Dedy telah memiliki pengalaman dalam membuat manga. Sebelum ini ia juga telah membuat dua karya lain berjudul First Flight, dan Lets Play yang menjadi runner up Grand Prix dalam kompetisi manga sebelumnya.

Lalu mari kita cek manga karyanya yang terbaru ini, Joze to Mahou Yashiki yang berarti Joze and the Magical Mansion. Manga tersebut originalnya adalah storyboard yang dbuat oleh Mutsuhara Mirai untuk kompetisi manga Zenon Creator Audition. Dedy kemudian membuat gambaran kasar manga Mutsuhara tersebut menjadi manga komplit.

Dikatakan dua hari setelah masuk Dedy dipilih menjadi salah satu dari delapan anggota MasterClass yang menginterpretasikan storyboard manga Mutsuhara. Dan hasil jadi buatannya dipuji atas desain karakternya dan komposisinya yang mempesona dan faithful dengan storyboard originalnya.

Lalu apa cerita manga tersebut? Joze to Mahou Yashiki mengisahkan seorang gadis muda bernama Joze yang tinggal nyaman dan aman dalam sebuah mansion yang magical. Akan tetapi ia juga penasaran akan apa yang ada dibalik tembok mansion besar tersebut.

Suatu hari seorang penyanyi dan penyair yang berkelana bernama Del datang mengetuk pintu mansion tersebut, dan membuat rasa penasaran dan keingintahuan akan dunia luar dalam hati Joze jadi sangat menggebu-gebu.

Terdengar menarik ya. Bagi yang mau membacanya, manga tersebut telah diterbitkan dalam majalah manga digital Webcomic Zenyon, tapi sayangnya itu RAW alias dalam bahasa Jepang. Tapi mungkin bisa dipakai juga untuk latihan berbahasa Jepang bagi yang mau mencobanya 😉