Masalah pandemik coronavirus masih besar saja dimana-mana, dan itu termasuk juga pada negara Jepang sampai sekarang ini, yang juga memberi efek pada dunia otaku macam anime dan game. Dan masa darurat coronavirus yang dijalankan pada beberapa prefektur termasuk Ibukota Tokyo juga masih belum selesai. Bahkan baru-baru ini dikabarkan kalau masa darurat tersebut malah diperpanjang lagi durasinya.

Negara Jepang saat ini sedang menjalankan masa darurat coronavirus yang keempat kalinya. Masa darurat tersebut telah berlangsung lumayan lama, dengan awalnya dimulai pada tanggal 12 Juli pada Ibukota Tokyo dan beberapa prefektur sekitar.

Masa darurat tersebut dijadwalkan untuk dijalankan sampai 22 Agustus, tapi kemudian angka kasus yang masih saja mengkhawatirkan membuat durasinya diperpanjang lagi sampai 12 September, dan areanya juga diperluas lagi dengan ditambahkan 6 prefektur.

Dan seperti yang dikatakan diawal, sayangnya terlihat kalau masa darurat tersebut masih belum bisa diselesaikan pada tanggal yang direncanakan. Dengan diumumkan kalau rencana untuk perpanjangan masa darurat coronavirus keempat ini telah disetujui, membuat masa darurat tersebut masih akan berjalan sampai akhir September.

Menteri Pemulihan Ekonomi Nishimura Yasutoshi yang menangani respon dalam menghadapi coronavirus mengatakan kalau sistem kesehatan pada semua prefektur dibawah masa darurat masih saja kesusahan, tapi juga mengatakan sekarang menjadi saat yang penting untuk memperkuat sistem kesehatan dan memastikan angka positif kasus infeksi menurun.

Sesuatu yang memang terlihat, dengan dikabarkan kalau angka penemuan kasus positif harian di Tokyo menurun lagi untuk ke-18 kalinya. Tapi angka itu tetap tinggi dengan berjumlah 1.675 kasus. Belum lagi kabar mengkhawatirkan kalau ada 863 orang dari Olimpiade Tokyo yang positif kena. Dan juga dengan kabar ditemukannya varian coronavirus baru Mu di Jepang minggu lalu.

Nishimura meminta kooperasi masyarakat dan mengatakan Pemerintah akan melakukan apapun untuk mengurangi angka kasus  dan meringankan beban sistem kesehatan. Masyarakat diminta untuk kurangi saat keluar rumah, mendorong fasilitas komersial besar untuk mengontrol jumlah pengunjung, dan WFH akan dipromosikan lebih jauh lagi.