Negara Jepang memang memiliki banyak sisi positif seperti teknologi yang maju dan masyarakat yang teratur, tapi ada juga sisi negatifnya. Kita sudah tahu adanya masalah kerja berlebihan dan pelecehan seksual yang suka terjadi di Jepang, tapi ada juga yang lumayan umum lagi, yaitu ijime alias bullying, yang lumayan umum terjadi juga pada anak-anak Jepang. Tapi mungkin kini ada bantuan untuk menghadapi masalah ijime itu, yaitu dengan asuransi buli.

Anak SD Jepang.

Asuransi tersebut baru-baru ini diumumkan oleh perusahaan asuransi Jepang bernama Yell. Asuransi yang menarik karena ini adalah pertama kalinya ada asuransi semacam itu di Jepang, dan bisa sangat membantu masyarakat Jepang karena budaya dan sikap orang Jepang yang umumnya pasif dan menghindari konfrontasi langsung dalam bertindak.

Biaya asuransi buli tersebut sebesar 2.640 yen per bulan, dan untuk cara kerjanya, pertama orang tua yang memakai asuransi tersebut dapat berkonsultasi gratis dengan pengacara yang menjadi mitra perusahaan Yell jika mereka merasa anak mereka menjadi korban buli, dan ingin mencari cara melalui jalur hukum untuk memperbaiki situasi.

Pengacara tersebut dapat memberi saran kepada orang tua mengenai cara mendokumentasi dan mengumpulkan bukti akan situasi yang menunjuk kepada penindasan, karena melakukan hal tersebut menjadi langkah pertama untuk mendorong pihak sekolah dan orang tua si buli untuk bertindak dan menghentikan penindasan si buli.

Selain itu, asuransi buli tersebut juga mirip dengan asuransi kesehatan dimana asuransi itu bisa dipakai membantu membayar pengobatan. Diantaranya adalah mengkompensasi sebagian biaya pengobatan jika misalkan sang anak terkena luka fisik.

Lula tersebut termasuk luka dari tindasan si buli atau karena membela diri. Selain itu, disitu termasuk juga kompensasi sebagian pembayaran jasa pengacara dan properti pribadi yang dirusak atau hancur jika terkait masalah ijime.

Tapi adanya asuransi macam ini juga bisa saja justru membuat sang anak yang dilindungi asuransi tersebut jadi bahan ejekan dan justru ditindas, karena itu disarankan bagi klien untuk tidak membeberkan kalau mereka membeli asuransi itu.