Perkembangan teknologi yang cukup pesat di Jepang ternyata tidak hanya berdampak pada bidang pangan, kesehatan, dan transportasi namun juga pada bidang lain seperti musik dan kebudayaan. Dangdut merupakan salah satu budaya yang telah lama diadopsi oleh negeri matahari dari Indonesia. Keberadaan dangdut di Jepang sangat disambut baik oleh masyarakat sehingga melahirkan berbagai komunitas pecinta dangdut.

Komunitas atau organisasi yang secara legal telah terbentuk dan telah ada sekarang adalah PAMMI. Di bawah naungan PAMMI lahir beberapa grup dangdut seperti OM RANEMA, OM HATIKUMI, OM TOUHU, dll. OM RANEMA awalnya bernama OM Exist kemudian karena sesuatu berganti nama menjadi OM RANEMA. OM HATIKUMI sendiri adalah grup yang paling terkenal di antara lainnya. OM HATIKUMI berdiri di bawah naungan PAMMI sejak 1993.

Keberadaan dangdut di Jepang cukup menarik minat masyarakat sejauh ini. Bahkan festival Indonesia yang diadakan di Tokyo 2011 lalu turut dimeriahkan oleh grup-grup dangdut asli Jepang. Berikut cuplikannya.

Selain itu ada pula tayangan dari Tachikawa live music di sebuah bar yang menampilkan grup dangdut dan direspon baik oleh para penonton dengan ikut bergoyang 😀 gimana sih goyangnya?? yuk simak aja deh 😀

Situs berita Liputan 6 juga memaparkan kisah unik tentang dangdut. Saat itu bapak Jusuf Kalla sedang berada di Sendai, Jepang. Gempa dahsyat melanda Sendai saat itu sehingga banyak WNI di Sendai yang tercerai berai. Demi mengumpulkan para WNI yang tercerai berai, bapak Jusuf Kalla berinisiatif untuk memasang speaker berukuran besar di daerah tersebut dan memutar lagu Indonesia Raya serta musik-musik dangdut. Alhasil para WNI yang tersebar tadi berhasil berkumpul dalam waktu yang singkat. Hebat bukan, the power of Goyang Dangdut?? 😀

Nah, gimana? masih belum puas nonton goyang dan dengerin dangdut yang menggoyang negeri sakura? 😀 mending check langsung di youtube deh :v

Ok bray, semoga informasi di atas menghibur dan selamat beraktivitas 🙂