Di Jepang, ada sebuah majalah yang khusus anak-anak. Tujuan dari penerbitan majalah tersebut adalah usaha untuk meningkatkan minat baca sejak suai dini. Nah di dalam majalah inilah ada sesi janya jawab yang melibatkan orang dewasa juga. Siapapun boleh mengirim pertanyaan seputar tema yang telah ditentukan oleh majalah di minggu sebelumnya. Lalu pertanyaan tersebut akan mendapat jawaban anak SD Jepang secara langsung apa adanya tanpa ditambah atau dikurangi.

Kemarin ada satu pertanyaan yang cukup menggelitik. Diunggah oleh pemilik akun twitter Otabeshimai. Tema pertanyaan yang saat itu diumumkan adalah kepupuleran. Nah yang beruntung dimuat adalah pertanyaan dari seorang laki-laki berusia 45 tahun menanyakan bagaimana caranya bisa populer dimata wanita. Ini mungkin cuma pertanyaan iseng tapi jawabannya sungguh bikin pembaca melongo. 😀

Berikut terjemahan lengkapnya:

Pertanyaan

“Aku pria lajang berumur 45 tahun. Aku sedang sangat khawatir tentang bagaimana caranya dapat calon istri dan menikah. Tolong berikan aku saran supaya bisa terkenal dikalangan perempuan sehingga bisa cepat mencapai tujuanku (menikah). ”

Jawaban dari Anak SD Jepang

“Kami tidak ahli dalam bidang tersebut jadi mungkin jawaban kami tidak tepat. Tapi kami akan mencoba. Sesungguhnya orang yang populer sangat membuat kami terganggu, ingin rasanya berteriak orang yang hidup serba mudah adalah orang goblok. Tapi kalau kami bilang begitu kayaknya bakal dimarahi. Di sisi lain kami pernah mendengar bahwa dengan mempraktekkan 7K anda akan jadi populer diantara para wanita.

7K = Kakkoi (menjadi keren), Kitakunai (tidak pervert), Kusakunai (tidak bau), Kashikoi (pintar), Kuchi ga Umai (bisa diajak ngobrol dg baik/sopan), Kuki Yomeru (peka), Kurabenai (tidak suka membandingkan).

Setidaknya itulah yang kami tahu. Kalau itu semua tidak mungkin anda lakukan ya sudah, lakukan sebisa anda. Dan karena anda sudah berumur 45, jangan mengincar gadis usia dua puluhan. Oke? Tentunya anda harus cari yang sepadan yaitu usia empat puluhan. Tapi jika sulit mendapatkan (jodoh) mengapa tidak memutuskan tetap single saja? Kami pikir itu adalah pilihan termudah. Hidup lebih mudah bila sendirian di umur segitu.”

Alamaaaak. Mimin kira jawaban anak SD jepang diatas lebih masuk akal ketimbang pakar cinta dewasa. 😀 Bisa jadi bila yang baca sesama anak SD mah pasti mengangguk setuju. Sebaliknya, pembaca dewasa dibuat membeku dengan jawaban diatas. Ada juga sih yang nggak percaya namun redaksi penerbit menjamin kebenaran bahwa itulah jawaban dari perwakilan anak SD jepang tentang pertanyaan jodoh tersebut.

Yang nanya kayaknya bakal syok ya kalau malah dikasih saran begitu. Tapi yah… bagaimana lagi.  Sebab sejatinya anak-anak adalah sejujur-jujurnya insan. Terimalah kejujuran itu dengan lapang dada. 😀