Konnichiwa, minna… Kali ini, Akiba Nation kembali menjadi official media partner dari event yang diadakan di Surabaya. Yup! Tepat sekali! Event tersebut adalah Japanese World UNAIR 2016. Seperti namanya, event ini diadakan di Universitas Airlangga Surabaya, tepatnya di Fakultas Ilmu Budaya. Event yang sudah berjalan selama 6 tahun ini, dari tahun ke tahun sejak awal diadakannya, menjadi semakin ramai dan meriah.  

Berbagai Kesan dan Pesan yang Dituliskan oleh Para Pengunjung JW Unair 2016
Berbagai Kesan dan Pesan yang Dituliskan oleh Para Pengunjung JW Unair 2016

Event yang diadakan sejak hari Sabtu hingga Minggu, 27-28 Februari 2016 ini tidak pernah sepi dari hari ke harinya. Banyak sekali kompetisi-kompetisi berbasis akademik maupun non akademik yang terselenggara di event ini. Tak hanya itu, disana juga terdapat berbagai macam hiburan, foto Yukata, Omikuji, Shodo, workshop, stand-stand yang menjual makanan serta merchandise, JW Cafe, Obake Yashiki (rumah hantu) dan ikut serta pula beberapa stand komunitas yang tentunya berbau dengan Jepang mengisi gedung Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Surabaya.  

Salah Satu Stand Komunitas yang Meramaikan JW Unair 2016
Salah Satu Stand Komunitas yang Meramaikan JW Unair 2016 – Komunitas Osu!rabaya

Acara yang mengusung tema “Mukashi kara Mirai e Tsunagaru” yang berarti “Dari masa lalu terhubung dengan masa depan” ini dibuka pada hari Sabtu, 27 Februari 2016 oleh Dekan Sastra Jepang Universitas Airlangga dengan pemukulan gong. Tak hanya itu, saat pembukaan tak terlewat juga wakil dari Konsulat Jenderal Jepang serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya ikut menyampaikan sambutan mereka untuk event tahunan ini.  

Perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Saat Memberi Sambutan
Perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Saat Memberi Sambutan

Tak mau kalah, para mahasiswa serta mahasiswi jurusan Sastra Jepang Universitas Airlangga yang tergabung dalam Niseikai Yosakoi juga ikut menyambut pembukaan event yang diadakan bertepatan dengan ulang tahun jurusan Sastra Jepang Universitas Airlangga dengan menampilkan tarian Yosakoi berkostum hijau tosca.  

Penampilan Niseikai Yosakoi saat Pembukaan JW Unair 2016
Penampilan Niseikai Yosakoi saat Pembukaan JW Unair 2016

Di hari pertama, acara ini memfokuskan untuk berbagai macam kompetisi yang diadakan, terutama kompetisi akademik untuk SMA/MA sederajat. Namun tak hanya itu, di main stage juga dimeriahkan dengan kompetisi okeru yang dibagi menjadi 4 kloter. Walaupun cuaca pada hari itu tidak terlalu mendukung, hingga hujan yang cukup deras sempat mengguyur Kampus B Universitas Airlangga ini, hal itu tak menyurutkan semangat para peserta untuk mendapatkan hasil yang terbaik, serta para pengunjung untuk tetap menikmati acara yang diadakan bertepatan dengan Bijac no Tanjoiwai di Jakarta. Dan acara ini pun berakhir pada sekitar pukul 6 sore yang sebelumnya dimeriahkan oleh penampilan dari Niseikai Story serta Pakarsajen.  

Penampilan Pakarsajen
Penampilan Pakarsajen

(Baca juga: BIJAC No TANJOIWAI Tutup Februari Dengan Manis)

Hari Minggu pun datang. Kali ini Japanese World UNAIR 2016 semakin ramai dan meriah. Karena, ini lah hari puncak event ini diadakan di tahun 2016. Sama halnya seperti di hari pertama, untuk hari kedua ini para panitia memfokuskan dalam kompetisi cosplay, baik itu untuk cosplay team hingga coswalk. Banyak sekali cosplayer dari berbagai daerah di Jawa Timur hadir untuk memeriahkan acara di hari itu. Baik mereka yang mengikuti kompetisi, maupun mereka yang hanya sekedar untuk berjalan-jalan sambil ber-cosplay.  

Salah Satu Peserta Coswalk JW Unair 2016
Salah Satu Peserta Coswalk JW Unair 2016
Salah Satu Peserta Cosplay Competition JW Unair 2016
Salah Satu Peserta Cosplay Competition JW Unair 2016

Untuk tahun ini, juri dari kompetisi cosplay di Japanese World UNAIR 2016 ada 4 orang, yakni, Xhinji, Kazuya Ayu, Kenya Yoshida, dan Tia Saraswati. Tak hanya menilai para peserta kompetisi cosplay di Japanese World UNAIR 2016, juri pun juga tak mau kalah menunjukkan bakat mereka di depan para penonton yang semakin siang semakin ramai memadati area sekitar panggung utama acara ini berada. Hari semakin sore, namun kemeriahan acara Japanese World UNAIR 2016 ini belumlah berakhir. Dengan datangnya bintang tamu Ichigo, yaitu group dance cover yang berasal dari Malang, semakin memecah kemeriahan acara pada sore hari itu. Para member Ichigo yang terdiri dari 5 orang ini, menampilkan 2 lagu dari idol group asal negeri Sakura yang berbeda. Tak hanya menampilkan dance cover, mereka juga sempat memberikan merchandise berupa kaos yang bertanda tangankan salah satu membernya. Bukan hanya Ichigo bintang tamu yang berasal dari Malang, tetapi juga ada Badai Yosakoi yang berasal dari Universitas Brawijaya Malang ikut menampilkan tarian yosakoi mereka dengan back song “Senbonzakura”.  

Penampilan Ichigo Dance Cover
Penampilan Ichigo Dance Cover
Penampilan Badai Yosakoi Universitas Brawijaya Malang
Penampilan Badai Yosakoi Universitas Brawijaya Malang

Eits, bukan hanya bintang tamu nih yang memberikan merchandise secara cuma-cuma kepada para penonton yang hadir di hari itu, namun, Japanese World juga memberikan beberapa hadiah melalui kompetisi kecil yang mereka adakan, seperti Mini-Undoukai.  

Mini
Mini-Undoukai

Malam hari pun datang. Inilah puncak dari semua yang telah terjadi di Japanese World UNAIR 2016. Walaupun langit tak lagi disinari oleh teriknya cahaya matahari, kini suasana Japanese World semakin berbeda dan terlihat semakin indah.  

Suasana Malam Hari JW Unair 2016
Suasana Malam Hari JW Unair 2016

Para pengunjung yang datangpun juga belum surut, mereka begitu antusias untuk menikmati malam puncak yang akan menampilkan bintang tamu seperti VLOID, serta Honehonemoheji sebagai bintang tamu utama sekaligus band penutup pada acara hari itu. Band yang baru saja merilis video clip mereka dengan lagu berjudul “Haruskah” ini menyanyikan beberapa lagu yang sukses kembali memecah semangat para pengunjung yang sengaja tetap tinggal untuk menikmati acara ini hingga akhir.  

Penampilan
Penampilan Honehonemoheji di JW Unair 2016

Namun bukan hanya Honehonemoheji yang meramaikan suasana panggung di malam itu, VLOID band pun tak mau kalah menunjukkan performance mereka dengan 3 lagu yang mereka bawakan, yakni 2 lagu Vocaloid dan 1 anisong.  

Penampilan Band VLOID di JW Unair 2016
Penampilan Band VLOID di JW Unair 2016

Sebelumnya, bukan hanya penampilan dari para band yang diundang untuk memeriahkan acara tersebut, namun para wota asal Surabaya juga tak kalah membuat malam hari disana semakin bercahaya. Mereka, yang tergabung dalam Sby_wotagei ini tak tanggung-tanggung dalam menampilkan wotagei mereka yang sukses membuat para penonton terkagum.  

Penampilan Sby_wotagei di JW Unair 2016
Penampilan Sby_wotagei di JW Unair 2016

Dan, puncak acara pun semakin dekat. Setelah puas menikmati penampilan dari band Honehonemoheji yang berasal dari Bandung ini, para penonton diajak untuk menari bersama dalam Bon Odori dan acara ini pun ditutup dengan pertunjukan hanabi (kembang api).  

Bon Odori sebagai Salah Satu Acara Penutupan JW Unair 2016
Bon Odori sebagai Salah Satu Acara Penutupan JW Unair 2016
Hanabi sebagai Tanda Bahwa JW Unair 2016 Telah Berakhir
Hanabi sebagai Tanda Bahwa JW Unair 2016 Telah Berakhir

Begitulah kemeriahan acara Japanese World Universitas Airlangga 2016 selama 2 hari yang dapat Akiba Nation ceritakan. Untuk yang ingin ke acara ini atau yang belum sempat menikmati acara ini, jangan sedih. Mereka akan kembali tahun depan dan yang pastinya akan lebih ramai dan meriah. Sampai bertemu tahun depan di Japanese World UNAIR 2017! Tunggu team Akiba Nation jalan-jalan ke event yang lain lagi ya! Keep update with everything about Japan, by always reading from akibanation.com!