Penggemar teh hijau di Indonesia semakin meningkat, melihat begitu banyak produk minuman yang menggunakan bahan dasar daun teh hijau sebagai salah satu varian baru yang patut dicoba. Pertumbuhan produksi minuman teh hijau ini juga menandai adanya inovasi terbaru dalam dunia kuliner. Seperti yang ketahui, minuman teh—khususnya teh hijau—merupakan salah satu minuman tradisional yang biasa dijumpai di kawasan Asia Timur, salah satunya Jepang.

Seiring dengan perkembangan olahan teh, kini ada pula salah satu jenis teh hijau yang mulai populer di Indonesia, namanya matcha. Nah, sering sekali orang-orang berpendapat bahwa matcha dan ocha adalah sama. Ada juga yang berpendapat bahwa kedua jenis teh ini berbeda. Wah, jadi yang benar yang mana, nih? Jangan panik! Kita akan bahas persamaan dan perbedaan dari kedua teh hijau ini.

Teh hijau yang sering kita sebut ocha adalah jenis yang paling sering ditemui. Nah, ternyata teh hijau yang kita sebut ocha ini sebenarnya jenis tehnya adalah sencha. Warnanya hijau bening (kadang kekuningan atau kecokelatan) dan rasanya agak sepat. Mengapa bisa bening? Karena sencha sendiri dihasilkan dari air rebusan daun teh hijaunya. Untuk penyajiannya, teh ini lebih cocok dihidangkan sebagai minuman. Bisa disajikan dalam keadaan panas atau dingin sesuai selera penikmatnya.

teh hijau

Beda lagi dengan sencha, matcha memiliki tekstur, warna dan rasa yang berbeda. Matcha memiliki warna hijau mencolok, teksturnya yang kental serta rasanya yang jauh lebih kuat. Banyak yang menyebut minuman ini dengan sebutan green tea latte karena rasanya yang lebih creamy. Nah, kok sama-sama teh hijau tapi bisa beda? Ya, lebih tepatnya ‘serupa tapi tak sama’. Matcha dihasilkan oleh daun teh yang telah diolah menjadi serbuk. Serbuk teh tadi langsung diseduh dengan air hangat untuk mendapatkan rasa matcha yang sempurna. Bubuk matcha juga sering digunakan untuk campuran makanan, es krim, kue dan hidangan-hidangan manis lainnya.

Baca juga :Nestlé Jepang rilis Kit Kat Teh Hijau Baru. Seri “I LOVE TEA”!

Dari cara pengolahannya saja sudah terlihat berbeda, bukan? Teh pada umumnya dihasilkan dari rebusan daun teh. Sedangkan matcha, daun teh digiling hingga menjadi bubuk. Itu dia mengapa rasa dan tekstur matcha lebih kuat dan kental. Selain itu, harga dari matcha dan sencha ternyata juga beda, lho! Ternyata harga matcha lebih mahal dari sencha dan produk teh lainnya. Apalagi kalau kita membelinya dalam bentuk minuman jadi. Kalau sempat pergi ke cafe, cobalah lihat harga masing-masing teh, mana yang lebih mahal? 😀

Meskipun ‘serupa tak sama’ tapi kamu tidak perlu meragukan khasiat keduanya! Menurut beberapa ahli kecantikan, ternyata teh hijau tidak hanya sekadar menyegarkan tapi juga memiliki segudang khasiat yang baik untuk kecantikan, diantaranya adalah kandungan antioksidan yang sangat bermafaat untuk regenerasi kulit. Nah, buat para cewek-cewek yang selalu menjaga kecantikan kulit, ada baiknya jika kamu mengonsumsi teh hijau ini, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here