Istilah Yang Wajib Kamu Ketahui Mengenai Tahun Baru di Jepang

osechi ryouri

Wahh Tahun Baru sudah di depan mata. Akiba-chan dan Akiba-kun punya rencana apa malam tahun baru atau menghabiskan hari tahun baru seperti apa? Di Indonesia identik ditandai dengan berkendara keliling kota dengan meniup terompet maupun menyalakan petasan di setiap daerah. Bagi yang tidak keluar rumah biasanya nonton tayangan film istimewa di telivisi maupun konser khusus pada malam tahun baru bersama keluarga. Tidak sedikit juga yang merayakannya bersama teman-teman, rekan kerja maupun mengadakan pesta yang juga sangat meriah. Nah kalau di Jepang, mereka ngapain aja nih dan istilahnya yang orang Jepang lakukan di tahun baru??? mumpung suasana tahun baru(お正月) , yuk kita ulas mengenai istilah tahun baru di Jepang dan bagaimana persiapan orang-orang Jepang untuk melewati malam tahun baru. 😀

1. Oosouji.
Istilah untuk kebiasaan orang Jepang membersihkan rumah secara besar-besar dan menyeluruh untuk menyambut tahun baru dan suasana baru.

osouji
osouji

2. Nengajou
Kartu ucapan tahun baru yang dikirmkan kepada, sanak saudara, teman, rekan kerja, atasan, dan orang-orang yang sudah membantu banyak selama ini. Tradisi ini masih berjalan walaupun setiap tahunnya semakin berkurang karena perkembangan teknologi. Ditulis di bulan desember (antara tanggal 1-15 desember lalu dikirimkan terakhir tanggal 15) agar sampai tepat pada tanggal 1 Januari. Ada yang menulisnya dengan tangan, namun juga ada yang mencetaknya dengan printer.

nengajou
nengajou

FYI(for your info) : Di masa akhir bulan desember hingga awal januari banyak peluang arubaito sementara dengan harga tinggi di kantor pos, karena banyak pengiriman Nengajou. 😀 Bagi Akiba-chan dan Akiba-kei yang lagi ada di Jepang pengen uang jajan lebih, ini peluang yang tidak boleh dilewatkan ya..

3. Otoshidama.
Uang angpao yang biasanya diberikan sebagai hadiah tahun baru. Biasanya yang dapet anak-anak ya. Kalau udah gede ya giliran ngasih 🙂 (ini sih sama kayak Lebaran Idul Fitri dan Imlek ya.. 🙂

otoshidama
otoshidama

4. Joya no Kane
Lonceng yang dibunyikan sebanyak 108 kali pada malam tahun baru tanggal 31 di kuil-kuil. 108 diibaratkan sifat buruk manusia.

joya no kane
joya no kane

5. Hatsumoude
Berkunjung ke kuil pertama kali di awal tahun untuk memanjatkan doa dan harapan yang diinginkan untuk tahun ke depan.

hatsumoude
hatsumoude

6. Osechi Ryouri
Makanan yang dihidangkan khusus pada tahun baru. Biasanya dibuat agak tahan lama dan bisa dihidangkan dari tanggal 1 hingga 3. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban ibu dan bisa beristirahat di awal tahun.

osechi ryouri
osechi ryouri

7. Ozouni
Sup yang didalamnya terdapat kue mochi dan campuran sayuran.

ozouni
ozouni

8. Kagami Mochi
Mochi yang ditumpuk dan diberi buah jeruk diatasnya untuk persembahan di depan altar.

kagamimochi
kagamimochi

9. Bounenkai
Pesta di akhir tahun baru bersama untuk menyambut tahun baru. Ditujukan agar melupakan tahun lalu dan berusaha lebih baik lagi di tahun yang baru.

bounenkai
bounenkai

10. Oomisoka
Sebutan untuk malam tahun baru dalam bahasa Jepang.

oomisoka
oomisoka

11. Shimekazari
Hiasan yang dibuat dari jerami dan dipasang jimat keberuntungan (Omamori) dan ditempel di depan pintu. Diharapkan di tahun yang akan datang keberuntungan. Dipasang di antara tanggal 26-28 Desember dan dicopot antara tanggal 7-15 Januari tergantung kepercayaan daerah masing-masing.

shimekazari
shimekazari

12. Toshikoshi soba & Toshikoshi Udon
Kebiasaan  untuk makan soba, atau udon yang dimakan pada tanggal 31 Desember bersama keluarga dan dimakan ketika mendengarkan lonceng Joya no Kane. Hal ini dimaksudkan sebagai simbol melewati tahun lama dan menyambut tahun yang baru. Tradisi ini populer sejak jaman Edo.

toshikoshisoba
toshikoshisoba

13. Otoso
Kebiasaan meminum sedikit sake pertama kalinya di tahun baru. Tentunya buat orang dewasa yah.. 🙂

otoso
otoso

14. Kadomatsu
Hiasan Tahun Baru yang dibuat dari bambu, daun pohon pinus dijadikan satu didalam jerami atau bambu yang sudah dibentuk seperti vas.
kadomatsu

15. Hanetsuki
Permainan yang biasanya dimainkan pada tahun baru bersama keluarga dan teman-teman. Permainan Hanetsuki hampir mirip dengan badminton, hanya saja hanetsuki dimainkan dengan raket kayu. Pihak kalah akan dicontreng mukanya dengan tinta. 😀
hanetsuki

16. Toshigami-sama
Sebutan untuk Dewa Tahun Baru. Orang Jepang percaya bahwa Toshigami-sama akan datang ke rumah mereka oleh karena itu mereka harus menyambutnya dengan Shimekazari.

toshigamisama
toshigamisama (gambar ini hanya ilustrasi semata )

17. Nanakusa-sekku
Memakan bubur yang dicampur 7 jenis macam sayuran (nanakusa gayu) yang baik untuk kesehatan di tanggal 7 Januari. Hal ini dimaksudkan agar pencernaan dan kesehatan tubuh pulih kembali.

nanakusa gayu
nanakusa gayu

18. Karuta
Permainan mencocokan kartu dengan sajak yang dibacakan.

karuta
karuta

Nah bagaimana dengan malam tahun baru Akiba-chan dan Akiba-kun?? Harapan apa yang akan dicapai di tahun 2015 nanti??  Tentunya kita juga merenungi hal-hal selama setahun kebelakang dan intropeksi diri agara tahun depan menjadi diri yang lebih baik lagi. 😀 Akemashite Omedetou Gozaimasu~