Tahun Baru telah tiba! Hallo, Akiba-kei dan Akiba-chan! Nggak terasa sudah di penghujung tahun 2016 ya? Kotoshi wa dou deshitaka? Rainen no kibou wa nan desuka? ?

Baca juga: Peraih Akiba Nation Author Awards 2016

Tahun baru pastinya menjadi momen spesial bagi kita semua, tak terkecuali juga untuk Nippon-jin atau orang-orang Jepang, yang terkenal dengan sifat disiplin dan workaholic. Di Jepang, perayaan tahun baru merupakan salah satu perayaan paling meriah sepanjang tahun. Saat tahun baru atau yang biasa disebut ‘Oshogatsu’ oleh orang Jepang, mereka menikmati liburan yang dimulai sejak 29 Desember hingga 3 Januari di tahun selanjutnya bersama keluarga atau teman-teman terdekat. Lama juga ya liburnya setahun, hehehe ?

Nah, lalu apa saja sih hal-hal yang biasa dilakukan oleh orang Jepang ketika tahun baru?

1. Membuat Suasana Lebih Meriah dengan Dekorasi Khas Tahun Baru

Berbeda dengan sebagian banyak orang-orang di dunia yang mengidentikkan perayaan tahun baru dengan dekorasi berupa beberapa bentuk kembang api maupun balon warna warni, dekorasi khas Jepang yang selalu menghiasi rumah-rumah warganya adalah Kagamimochi, Kodomatsu dan Shimenawa. Kagamimochi adalah 2 buah kue mochi yang ditumpuk dan pada bagian atasnya dihiasi dengan jeruk ‘daidai’, lalu Kodomatsu adalah rangkaian bambu dan daun pinus yang biasa diletakkan di pintu masuk dan Shimenawa adalah ornamen yang terbuat dari tali dan diletakkan di gerbang yang berguna untuk mengusir roh-roh jahat. Persiapan ini biasa dilakukan oleh orang Jepang pada 26 – 28 atau 30 Desember.

tahun baru
Kagamimochi – dekorasi tahun baru khas Jepang yang terbuat dari kue Mochi

2. Membuat Kue Mochi dengan Cara Tradisional

Kue mochi merupakan kue khas Jepang yang tidak boleh dilewatkan ketika perayaan tahun baru. Karena proses pembuatannya cukup lama dan melelahkan, saat ini banyak kue mochi yang diproduksi dengan mesin. Namun, spesial untuk perayaan tahun baru, kue-kue mochi yang akan dihidangkan haruslah dibuat secara tradisional atau biasa disebut dengan ‘mochitsuki’.

tahun baru
Keu Mochi khas di Jepang

3. Menyantap ‘Toshikoshi’ Soba Saat Malam Pergantian Tahun Baru

Seperti namanya yang berarti ‘pergantian tahun’, soba Toshikoshi ini disantap sebagai menu terakhir dalam satu tahun. Menurut orang Jepang, filosofi dari memakan soba ini adalah mereka percaya bahwa mi yang panjang merupakan simbol pengharapan agar mereka diberikan umur yang panjang, dan bagi mereka yang tidak menghabiskan makanan ini ketika malam pergantian tahun baru dipercaya dapat memperoleh nasib buruk. Yah, mungkin maksud sebenarnya sih jangan buang-buang makanan, hehehe.

tahun baru
Toshikoshi Soba – Makanan khas penutup akhir tahun di Jepang

4. Memukul Genta Tahun Baru dan Melakukan Doa Pertama Kali di Kuil

Tradisi tahun baru di Jepang banyak berkaitan dengan upacara pemurnian diri. Salah satunya adalah pemukulan Genta, atau sebuah lonceng besar yang biasanya terdapat di kuil. Genta dipukul sebanyak 108 kali, sesuai dengan filosofi ajaran agama Buddha. Biasanya, di kuil-kuil tertentu para pengunjung diperbolehkan untuk memukul Genta tersebut, dan hal ini dipercaya dapat membawa keberuntungan. Selain itu, ketika sudah memasuki 1 Januari kuil-kuil di Jepang selalu dipenuhi orang-orang yang ingin berdoa dan memohon harapan mereka kepada dewa yang disucikan disana untuk pertama kalinya di tahun yang baru.

tahun baru
Hatsumoude – Berdoa di Kuil untuk pertama kalinya di tahun yang baru

5. Menyaksikan Terbitnya Matahari untuk Pertama Kali di Tahun Baru

Sebagai negara yang dikenal dengan sebutan negeri matahari terbit’, pastinya masyarakat Jepang memiliki kepercayaan terhadap matahari yang terbit untuk pertama kalinya di suatu tahun atau biasa disebut ‘Hatsuhinode’. Ketika mereka dapat melihat matahari terbit untuk pertama kalinya di suatu tempat yang berpemandangan indah, dipercaya dapat juga memberi keberuntungan di tahun yang baru.

Tahun baru
Hatsuhinode – Melihat matahari terbit untuk pertama kalinya di tahun baru

6. Mencoba Peruntungan dengan Omikuji dan Menjauhkan Nasib Buruk dengan Omamori

Salah satu kebiasaan yang paling terkenal saat tahun baru di Jepang adalah mencoba peruntungan di tahun baru dengan Omikuji. Omikuji adalah lidi suci yang berisikan ramalan-ramalan di tahun yang baru. Seseorang dapat memperoleh keberuntungan maupun ketidak beruntungan melalui Omikuji. Ketika seseorang mendapat ketidak beruntungan tersebut, maka ia harus mengikatnya di sebuah tali yang berada di kuil tempat ia mengambil Omikuji agar terhindar dari ketidak beruntungan. Selain itu, orang Jepang juga mengenal sebuah jimat yang disebut Omamori. Jimat ini biasa dijual di kuil-kuil dan memiliki ragam jenis yang berbeda, sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh pembeli. Namun, ketika kita sudah tidak memerlukannya, kita tidak boleh sembarangan membuang atau membakarnya, tetapi letakkan Omamori tersebut pada sebuah kuil untuk dibakar pada upacara resmi di suatu waktu.

tahun baru
Omikuji – Coba peruntungan di tahun baru

7. Menikmati Permainan dan Menonton Barongsai Tradisional

Banyak permainan tradisional khas Jepang yang biasa dilakukan oleh keluarga-keluarga di Jepang saat tahun baru untuk menikmati kebersamaan. Seperti hanetsuki (permainan bulu tangkis yang raketnya terbuat dari kayu), gasing, layang-layang hingga karuta (permainan kartu kuno). Selain itu, mereka juga dapat menikmati tontonan barongsai tradisional atau yang biasa disebut ‘shishimai’ di kuil-kuil bersama keluarga maupun kerabat dekat.

tahun baru
Shishimai – Barongsai tradisional khas Jepang

Nah, itu dia beberapa hal yang dilakukan oleh orang-orang Jepang untuk merayakan pergantian tahun. Apa perayaan spesial yang Akiba-kei dan Akiba-chan persiapkan untuk untuk malam ini? ?

Akemashite omedetou!

Keep update with everything about Japan, by always reading from akibanation.com!

 

 

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here