Nintendo Switch sedang jadi konsol yang Hot dan populer, walau itu kadang tak baik pada masa Covid-19 ini. Tapi dua saingan mereka XBOX dan Playstation akan meramaikan medan tempur persaingan konsol game dengan produk konsol mereka untuk generasi berikutnya, XBOX Series X dan Playstation 5. Dan bicara soal PS5, walau konsolnya itu sendiri belum terlihat, tapi kini telah diperlihatkan wujud dari Dualsense Controller PS5.

Sebelumnya telah diberi sedikit penjelasan akan fitur yang ditanamkan dalam controller tersebut. Diantaranya adalah haptic feedback yang menggantikan teknologi rumble, dan Adaptive Trigger yang dipasangkan pada tombol pelatuk (R2/L2).

Namanya yang berubah dari Dualshock ke Dual Sense pada controller baru ini memang sangat cocok dengan dua fitur tersebut, yang digabungkan dapat memberi gamer lebih banyak sensasi feedback, dan bisa semakin menambahkan immersion saat main game.

Playstation Blog menambahkan hype dengan mengatakan kalau pembuatnya ingin membuat controller itu benar-benar jadi ekstensi tubuh gamer, sampai mereka bisa lupa controller itu dipegang di tangan mereka. Dan setelah berbagai konsep dan pengetesan, kini kita dapat melihat bagaimana bentuk fisiknya.

Dan dari segi desain, Controller PS5 ini memang terlihat lumayan mengejutkan. Dengan desain yang tampil begitu berbeda dengan desain controller Playstation yang sebelum-sebelumnya, yang hampir tak ada perubahan secara fisik pada era Playstation pertama sampai 4.

Bentuk controller PS5 ini lebih melengkung dan agak gemuk, dan dengan campuran dua palette warna, putih pada area luar dan hitam pada area dalam. Dan terlihat cantik dengan lampu LED pada garis sebelah tombolnya. Dan bicara soal tombol, ada perubahan menarik karena walau masih memakai X kotak lingkaran segitiga, tapi warna klasiknya dihilangkan, jadi semua satu warna.

Dan selain itu, ada juga tombol Create yang dibuat sebagai upgrade dari tombol Share controller PS4, yang bisa dipakai untuk membuat konten gameplay. Ada juga speaker yang dikatakan bagus dipakai untuk chat ringan, tapi tetap butuh headset untuk konversasi yang lebih bagus.