Salah satu penghargaan bergengsi di dunia manga, yakni Shogakukan Manga Awards yang ke-62 dilaksanakan sejak musim akhir 2016 kemarin. Kendati hari ini sudah terhitung masuk tahun yang baru, pengumuman pememang untuk empat kategori mereka baru saja diumumkan hari senin kemarin. Setiap manga yang menang di masing-masing memperoleh medali dan uang tunai sebesar satu juta yen. Selain itu tentunya mereka akan mendapatkan perhatian dan dukungan khusus dalam industri manga.

Apa sajakah kategori yang dibawakan oleh Shogakukan Manga Awards serta siapa saja yang memenangkannya? Yuk deh, akiba-chan dan akiba-kei simak baik-baik beberapa judul di bawah ini:


Best Shounen Manga


MOB PSYCHO 100 karya ONE

Karya hasil tangan yang sama dengan pembuat serial paling ngeboom One Punch Man ini ternyata berhasil menyabet gelar juara. Karena dibumbui dengan action keren plus komedi yang nggak membosankan manga ini berhasil menghipnotis antusias pembaca. Versi animenya pun laris manis, meski tak se-hype saudara tuanya –Saitama-. Tapi sepak terjang Mob memang juga layak diacungi jempol.


Best Shoujo Manga


37.5°C NO NAMIDA karya Chika Shiina

Shogakukan Manga Awards

Kalau di kalangan para cowok ramai oleh kenaehan Mob, di mata para cewek ada manga dengan tema menyentuh. Berbeda dengan para lelaki, cewek memang terkenal lebih peka dan suka yang berbau tangisan. Apalagi yang bikin sakit kokoro. Alih-alih seputar persaingan percintaan. Manga yang berhasil menduduki kategori shoujo ini malah lebih kompleks. Manga tersebut menceritakan tentang kehidupan Momoko, perempuan yang dikenal kurang ramah dan tak pernah tersenyum.

Namun dibalik sifat tersebut terdapat hati malaikat. Momoko yang merupakan perawat di suatu penitipan untuk anak-anak kurang sehat dengan segenap hati selalu menomor satukan tawa mereka. Tanpa memikirkan tawanya sendiri. Dilihat dari ceritanya sih nggak heran kalau kisah menginpirasi diatas memenangkan Shogakukan Manga Awards.


Best Children Manga


IJIME karya Igarashi Kaoru

Lagi-lagi. Tema yang menyentil masyarakat untuk menghormati orang lain duduk sebagai juara. Kemarin, juga sempat ada manga bertema bully yang diangkat jadi live action. Kali inipun di kategori anak-anak ada manga serupa. Tentu dengan cerita yang lebih mudah dipahami untuk usia-usia sebelum remaja. Cerita manga ijime menyoroti tentang bagaimana tokoh utama berjuang melawan bully saat ia masih kecil. Dengan membawa pesan moral perdamaian, cerita ini menjadi media yang tepat bagi anak-anak agar tidak melakukan hal tak terpuji macam ijime.


Best General Manga


BLUE GIANT  karya Ishizuka Shinichi

Yup, kalian pasti familiar kan. Manga ini memang sering mondar mandir dalam nominasi manga award. Mungkin karena tema yang dibawakan sangat bagus. Sehingga membuat semua kalangan dapat menikmatinya tanpa batasan usia. Selain cerita yang tidak bertele-tele, banyak pesan moral dapat diambil, terutama untuk anak muda yang sedang gencar meraih mimpi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here