Heyyoooo Akiba – chan dan Akiba – kei yang merangkap menjadi Saniwa Sage! Bagaimana nih kabar citadelnya? Apa pedang rare sudah pada pulang? Sudah berapa banyak tantou yang kiwame? Apa Imanotsurugi sudah diberangkatkan kiwame?

Katta “mitos” sepertinya sudah tidak asing lagi di kalangan para Saniwa. Biasanya digunakan untuk menyatakan pedang – pedang rare yang susahnya kebangetan buat disuruh pulang ke Citadel. Mulai dari tantou seperti Taikogane Masamune sampai ke tachi Ookanehira. Namun bagaimana jika eksistensi pedang itu sendiri yang masih menjadi mitos sampai saat ini?

Baca Juga: Kisah Kasih Kane-san dan Horikawa Kunihiro

Beberapa pedang memang sudah hilang bentuk fisiknya karena satu hal dan lainnya. Ada yang terbakar, tenggelam, hilang, sampai ada juga pedang yang entah di mana keberadaannya sekarang dan kenapa bisa menghilang. Salah satu pedang yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya adalah Imanotsurugi. Bahkan bukan hanya keberadaannya yang tidak diketahui, tetapi eksistensi bilah aslinya pun masih dipertanyakan ; apakah benar pernah ada atau hanya mitos?

“I’m Imanotsurugi! The sword that protected Lord Yoshitsune! How’s that, amazing right?Since his time at the temple, I have been by the lord’s side, all the way until the end! That’s right… until the very last moment…”

Pertama kali mendapatkan Imanotsurugu, baik dari drop maupun smithing, sang saniwa akan disambut oleh kata – kata tersebut dari Imanotsurugi. Dalam kalimat tersebt terungkap bahwa Imanotsurugi adalah milik “Yoshitsune – kou” a.k.a Minamoto no Yoshitsune. Sebenarnya Imanotsurugi bukan lah satu – satunya katana milik Minamoto no Yoshitsune yang divisualisasikan di Touken Ranbu. Hizamaru, tachi bersurai hijau yang hanya mau drop dari boss node Kebiishi pun juga milik Monamoto no Yoshitsune, sebelum diambil oleh Minamoto no Yoritomo.

Imanotsurugi
Wujud Imanotsurugi dalam anime Touken Ranbu : Hanamaru

“I feel like I used to be taller in the past… maybe I’m just imagining things.”

Itu juga kalimat Imanotsurugi yang bisa ditemukan di dalam game Touken Ranbu. Imanotsurugi awalnya adalah sebilah oodachi tempaan Sanjou Munechika dengan panjang 195 cm pada tahun 989 CE, atau sekitaran akhir zaman Heian. Tetapi kemudian di tempa ulang menjadi tantou dengan panjang 19, 70 cm. Banyak yang mengatakan ini karena sosok Minamoto no Yoshitsune yang mungil sehingga Imanotsurugi ditempa ulang.

ぼくは、今剣!よしつねこうのまもりがたななんですよ!

(Boku wa, Imanotsurugi! Yoshitsune kouno mamorigatana nan desu yo!)

Setelah menjadi tantou, Minamoto no Yoshitsune menyebut Imanotsurugi sebagai “mamorigatana” atau “katana pelindung”, dan selalu membawanya ke mana pun beliau pergi.

Pada tahun 1189, Yoshitsune dikhianati oleh Fujiwara no Yashushira. Fujiwara no Yashushira menghasut kakak Yoshitsune, Minamoto no Yoritomo, bahwa Yoshitsune akan merebut posisi Yoritomo sebagai kepala klan Minamoto. Akhirnya, Yashushira menyerang Yoshitsune dan paskannya. Pertahanan Minamoto no Yoshitsune yang paling kuat saat itu adalah Benkei, pemilik dari Iwatooshi. Penyerangan terjadi di Mansion yang ada di daerah Korogawa.

Pada saat penyerangan terjadi, Benkei berusaha menahan serangan untuk memberi kesempatan Yoshitsune untuk lari. Akan tetapi, Benkei (yang digambarkan dalam karakter Iwatooshi) yang memiliki tubuh jauh lebih besar dari pada Yoshitsune pun gugur. Ia tewas dalam keadaan berdiri tegap memegang naginata dengan banyak panah yang tertancap di tubuhnya. Minamoto no Yoshitsune yang merasa kecewa dan terkhianati, sadar bahwa dia tidak akan bisa selamat. Akhirnya, Minamoto no Yoshitsune memutuskan untuk melakukan seppuku dengan menggunakan Imanotsurugi dibandingkan dengan tertangkap dan dibunuh.

Baca Juga: 5 Anime Unik dengan Colorful Artwork Yang Patut Kalian Tonton

Imanotsurugi, sang Oodachi yang dirombak menjadi tantou dengan tujuan untuk menjadi pedang pelindung. Berakhir sebagai ‘pembunuh’ tuannya. Akan tetapi, Imanotsurugi benar – benar melindungi tuannya sampai saat terakhir. Pada saat Yoshitsune melakukan seppuku menggunakan sang mamorigatana, Imanotsurugi telah berhasil untuk melindungi harga diri dan kehormatan dari sang samurai. Sampai saat ini, Imanotsurugi belum berhasil ditemukan dan masih berstatus hilang. Tetapi ada juga beberapa teori yang mengatakan bahwa Imanotsurugi tidaklah nyata. Hal ini diperkuat setelah Imanotsurugi dalam game Touken Ranbu mendapatkan “jatah” Kiwame.

Dalam kiwame, toudan yang terpilih akan dikirim pergi selama empat hari dengan tujuan untuk menjadikannya lebih kuat. Selama empat hari, toudan yang dikirim kiwame akan mengirimkan tiga buah surat, satu setiap harinya. Dalam surat terakhir Imanotsurugi sebelum kepulangannya ke citadel, ia mengatakan bahwa sosoknya ternyata tidaklah nyata. Berikut adalah isi dari surat – surat kiwame Imanotsurugi, yang dilansir dari Touken Ranbu Wikia.

Surat Pertama

Dear Master,
In order to grow stronger, I have come to the capital of Kyou.
The nostalgic Kyoto. Everything I saw was just the same as before.
I was so happy, I started running around the area when I happened to spot someone.
Do you know who it was? The correct answer is Lord Yoshitsune! I can’t believe I’d be able to see him ever again!

Surat Kedua

Dear Master,
I am now following Lord Yoshitsune’s exodus.
Of course, I know what is going to happen after this.
As well as the fact that I have to protect this history.
But, I think I can be forgiven for staying by his side until the end at least.
…However there is something that bothers me. I am not among the swords brought by Lord Yoshitsune.
According to my memories, it’s different. I wonder what on earth is going on?

Surat Ketiga

Dear Master,
Lord Yoshitsune has passed away. It was more or less the same as I remember.
There was only one thing that was different. Lord Yoshitsune did not own a mamorigatana known as Imanotsurugi.
It was then that I found out.
In truth, the sword that I am never truly existed in the first place.
But, even for a sword like me, I still have a place I can call home. And that is at Master’s place.
I will be returning now. Because I now understand. I am the sword that exists just for Master.

Jadi untuk para Akiba – chan dan Akiba – kei yang mempunyai Imanotsurugi di Citadelnya, tolong dijaga dan dirawat baik – baik, ya! Karena tantou mitos sat ini butuh tempat untuk pulang.

Comments

Loading...