Ada berbagai kabar seiyuu dari Jepang, dari kabar pernikahan, kabar hiatus, dan kabar duka. Tapi kadang ada juga yang terasa berbeda dengan hal-hal tersebut, dan contohnya adalah kabar yang baru belum lama ini diberikan oleh Idolmaster seiyuu Aoki Shiki. Dimana melalui channel Youtube miliknya ia membuat sebuah video pengakuan mengenai identitas dirinya, yang mengatakan kalau ia adalah seorang pria transgender.

Aoki Shiki adalah seorang seiyuu muda yang lumayan aktif sebagai seiyuu game, contohnya memerankan Yuki-onna dalam game konsol Toukiden Kiwami, Scarlet dalam MMORPG Granado Espada, dan yang terkenal adalah sebagai Ninomiya Asuka dalam anime dan game Idolmaster Cinderella Girls.

Tapi balik ke topik utama, baru-baru ini ia merilis sebuah video berjudul “genderku” dan yang sesuai dengan judulnya, disitu Shiki mengaku kalau ia adalah seorang pria transgender dan pansexual. Dikatakan kalau ia sudah mendapatkan izin dari agensinya untuk berbicara mengenai hal tersebut.

Shiki juga menceritakan masa lalunya dimana sejak dulu ia merasa bingung akan identitas gender dirinya. Sejak kecil ia tak suka memainkan peran perempuan dan ingin menjadi aktor pria. Dan saat SMP ia mulai bersikap dan berpakaian seperti pria, dan saat itu ia juga punya pacar perempuan, tapi karena belum banyak kesadaran akan LGBTQ ia pikir dirinya lesbian, tapi iapun ragu.

SMA adalah masa yang keras baginya, dengan Aoki mulai mengaku dirinya pria, membuatnya jadi korban ijime dan saat ia mengaku pada orang tuanya mereka tidak menerimanya. Untungnya ada guru yang mendukungnya yang berhasil menyadarkan orang tuanya dan membuat mereka mau memindahkan Shiki ke sekolah di Tokyo, dimana ia bisa jadi laki-laki.

Ia mengatakan kalau pengalamannya mungkin bukan perwakilan untuk orang lain, tapi bagi mereka yang juga kebingungan akan gender mereka, ia mengatakan “kamu tidak apa-apa, kamu tidak sendiri” dan mendorong mereka untuk berbicara dengannya melalui komentar pada video itu.

Untuk kedepannya, Aoki mengatakan kalau meskipun ia mengaku sebagai pria ia takkan melakukan terapi hormon selama ia menjadi seiyuu karena itu bisa mengubah suaranya, tapi ia mengatakan ingin lebih banyak mendapatkan peran karakter pria untuk kedepannya.