Halo Akiba – chan dan Akiba – Kei~ Ada yang sudah pernah mengunjungi Kyoto History Museum? Di sana, ada banyak sekali legenda – legenda dan ilustrasi yang disuguhkan. Termasuk di dalamnya beberapa legenda youkai. Salah satunya adalah Ibaraki Douji, setan yang dikenal sebagai tangan kanan dari Shuten Douji.

Ibaraki Douji dikenal sebagai setan yang memberikan malapetaka di Jepang. Sosok sebenarnya pun tidak diketahui apakah dia itu setan wanita atau kah pria. Ibaraki Douji dikenal sebagai wakil sekaligus tangan kanan kepercayaan Shuten Douji, salah satu dari tiga youkai terjahat di Jepang. Jika dilihat dari posisinya sebagai wakil ketua, banyak yang mengatakan bahwa setan yang satu ini adalah pria. Tetapi, banyak pula yang mengatakan bahwa Ibaraki Douji adalah Kijo, atau setan wanita, yang memiliki jalinan kasih dengan Shuten Douji sendiri. Yahhh… mirip – mirip Joker sama Harley gitu lah.

ibaraki1

Legenda Ibaraki Douji yang paling terkenal berada di Rashōmon. Rashōmon adalah pintu gerbang paling selatan tembok kota Kyoto Tempo Dulu yang dibangun pada tahn 789. Sayangnya, setelah Zaman Heian, Rashōmon dikatakan mengalami keruntuhan dan menjadi tempat yang buruk! Banyak penjahat dan pencuri yang “bersemayam” di dekat sana. Tempat itu dulu juga dikenal sebagai tempat “buang anak”. Tidak cukup dengan keburukan yang ada, Ibaraki Douji pun ikut mewarnai kengerian yang ada di Rashōmon.

Akiba – chan dan Akiba – kei pasti ingat soal kekalahan Shuten Douji oleh pasukan Yorimitsu. Setelah berhasil mengalahkan Shuten Douji, Minamoto no Yorimitsu berniat merayakan kemenangannya dengan empat deputinya di rumah. Keempat deputinya itu adalah Sakata no Kintoki, Urabe no Suetake, Usui Sadamitsu, dan Watanabe no Tsuna. Saat sedang berpesta, Fujiwara no Yasumasa datang dan menceritakan bahwa “Ada setan juga tuh di Rashōmon, tolong ditangani juga dong”. Tsuna, yang baru saja menang baru saja menang melawan si setan besar, gak percaya kalau masih ada setan yang tersisa. Akhirnya, ia pun memutuskan untuk pergi investigasi sendirian.

Saat Tsuna sampai di gerbang, hawa berubah menjadi tidak enak dan kudanya tidak mau jalan lebih jauh. Akhirnya Tsuna memutuskan untuk jalan kaki mencari sang Oni. Saat sedang berjalan, sebuah tangan mendadak muncul dari kegelapan dan meraih pelindung kepalanya. Terbiasa dengan pertempuran, reflek Tsuna menghantarkannya untuk langsung berbalik dan menebas tangan itu. Tangan Ibaraki Douji putus, ia kabur, gagal balas dendam, dan berhenti menghantui Rashōmon.

Ternyata cerita belum berakhir. Tidak lama kemudian, ia kembali ke Rashōmon. Menyamar menjadi inang Tsuna, mencuri kembali tangannya, lalu pergi jauh – jauh dari tempat itu. Setelah kejadian itu, keberadaan Ibaraki Douji dikatakan tidak terlihat lagi. Tetapi beberapa orang mengatakan bahwa kadang, mereka melihat Ibaraki Douji datang membawa keusilan dan kejahatan.