Banyak makhluk legenda yang lebih dikenal dengan sebutan monster. Setiap negara memiliki legenda dan monster khasnya masing – masing. Salah satunya adalah Kappa yang berasal dari Jepang. Makhluk berwarna hijau yang bahkan muncul dalam game Harvest Moon dan beberapa cerita lainnya sudah tidak asing lagi didengar. Tetapi bagaimana denga Hyosube, sesosok makhluk mengerikan yang memiliki kemiripan dengan Kappa, tetapi bersifat lebih jahat?

Jika sosok Kappa sering digambarkan dengan warna hijau, maka Hyosube digambarkan sebagai makhluk pendek yang tubuhnya ditutupi oleh rambut tebal, kotor, berminyak, dan penuh debu. Mereka memiliki bagian kulit kepala yang tidak tertutupi rambut, cakar yang tajam, dan mulut mereka dipenuhi oleh gigi – gigi tajam. Penampilannya yang menyeramkan ini dilengkapi dengan seringai kejam yang tergambar diwajahnya dan sifatnya yang digambarkan jauh lebih kejam dan ganas daripada Kappa. Mereka memiliki habitat yang serupa, yaitu di dekat sungai. Makanan kesukaan mereka adalah terong, tetapi mereka biasanya lebih memilih untuk menangkap ikan dan jauh – jauh dari manusia. Jika mereka mulai mendekati perumahan atau seorang rumah atau seorang warga, maka saat itu lah mimpi buruk dimulai.

Hyosube

Hyosube digambarkan sebagai makhluk yang benar – benar berbahaya. Jika kamu tidak sengaja melihatnya, maka kamu akan terserang demam tinggi yang akan menular dan mewabah. Jika kamu mendengar suara tawanya, maka kamu akan terkena demam – juga – yang akan menimbulkan kematian dalam waktu beberapa jam. Karena mereka mempunyai sekumpulan rambut tebal yang berminyak dan kotor, maka makhluk tersebut suka untuk menyelinap ke rumah warga dan numpang mandi. Jika ia suka dengan kamar mandi di rumah mu, congrats, kamar mandi mu akan sering mendapat kunjungan dari yang bersangkutan!

Pernah diceritakan bahwa pada suatu pagi, pemilik rumah yang (tidak) beruntung itu kesal karena mendapati bak mandinya yang kotor dan bau, lalu pada malah harinya ia memastikan untuk mengosongkan bak mandinya sebelum tidur. Sayangnya, malam itu adalah “malam kunjungan”. Sang Pengunjung yang kecewa karena tidak dapat mandi pun akhirnya membunuh Sang – Pemilik – Rumah. Di lain kisah, ada seseorang yang tanpa sengaja membuang bekas rambut yang dan air kotor yang tersisa di bak mandi setelah kunjungan ke dekat kuda, kuda itu pun mati. Saudara Kappa yang satu ini suka sekali dengan terong, itu lah sebabnya beberapa kali ia pergi ke kebun masyarakat untuk kemudian menyantap seluruh terong yang ada di kebun tersebut. Seorang wanita yang tanpa sengaja melihat hal itu, Hyosube marah dan mengira sedang diawasi. Ia menghancurkan sisa terong di kebun itu. Esoknya,  wanita tersebut ditemukan tewas dengan tubuh berwarna ungu.

Selain cerita – cerita tentang kengerian di atas, ternyata Hyosube terkadang juga dihormati di beberapa tempat sebagai Dewa Perang. Para petani yang tinggal di sekitar habitat mereka biasanya menyisihkan beberapa buah terong sebagai persembahan, dengan harapan masih akan tersisa panen terong untuk warga. Jika para petani tersebut lupa, Hyo – Hyo akan marah dan menghancurkan seluruh tanaman terong mereka sehingga tidak bisa dipanen tahun itu.