Jepang memiliki banyak tempat seru untuk dikunjungi, membuat banyak turis datang berwisata kesitu. Tapi dengan banyaknya turis yang datang, terpaksa perlu menerima kenyataan kalau bisa saja ada mereka yang hanya bersenang-senang tanpa menghormati penduduk atau lingkungan lokal. Hal tersebut sudah ada beberapa contohnya, dengan yang baru ini adalah kabar hutan bambu Arashiyama dirusak turis-turis asing.

hutan bambu arashiyama

Hutan bambu tersebut terletak di Pefektur Kyoto, dan juga salah satu tempat wisata yang paling ramai didatangi di prefektur tersebut. Dengan banyaknya pohon bambu dan dedaunannya yang menjuntai tinggi dan warnanya yang begitu hijau, hutan tersebut terasa supernatural, tapi juga terasa sejuk dan menenangkan.

Keindahannya tersebut menjadikan hutan bambu tersebut sebagai lokasi photo shot favorit para pengunjung, baik itu saat siang, sore, maupun malam. Mina-san juga kemungkinan besar walau belum ke Jepang sudah pernah melihat foto akan hutan bambu itu di internet.

Akan tetapi bisa saja ada beberapa orang yang tak hanya mau mengambil foto keindahan hutan tersebut dan memajangkannya di sosmed mereka. Ada juga yang ingin “meninggalkan bukti” kalau mereka pernah berkunjung kesitu.

Karena ditemukan kalau ada sekitar seratus pohon bambu Arashiyama yang batangnya diukirkan berbagai nama atau huruf inisial. Dan itu tak hanya dituliskan dalam huruf latin loh, tapi juga dalam huruf mandarin dan Korea! Dan jumlahnya makin bertambah sejak dua bulan lalu.

Ini sesuatu yang pastinya sangat merugikan banyak pihak. Pohon-pohon tersebut jadi terlihat kotor, dan jadi tak bagus untuk difoto oleh turis-turis lain yang ingin mengambil foto keindahan hutan bambu Arashiyama yang terkenal.

Sesuatu yang sudah coba diperbaiki oleh Prefektur Kyoto sendiri, dengan memasangkan plaster hijau untuk menutupi tulisan-tulisan tersebut. Tapi tetap saja itu tak terlalu efektif. Belum lagi, dijelaskan kalau timbul masalah lain yang lebih besar.

https://youtu.be/7jpzbAFvySw

Karena dikatakan kalau tindakan-tindakan tersebut merusak kesehatan dari pohon bambu Arashiyama, menyebabkan pohon-pohon itu rusak dan lama-lama jadi membusuk. Dan dengan kesehatan pohon itu semakin memburuk, petugas yang menjaga hutan bambu itu mengatakan pada akhirnya ia terpaksa menebang pohon-pohon itu.

Sungguh mengecewakan ya mina-san 🙁 ini sungguh tindakan yang tak hanya tidak menghormati, tapi sampai merusak. Bagi mina-san yang akan pergi atau berencana pergi, jangan sampai bertindak seperti itu ya 😉