Mina-san kemungkinan tahu apa itu Host Club di Jepang. Tempat para lelaki bishie menawan menghibur wanita yang menginginkan kesenangan. Fans animanga mungkin tahu hal itu dari seri animanga Ouran Host Club, tapi apakah ada yang tahu mengenai Host Club dunia nyata? Nah bagi yang tak tahu bisa cek video menarik ini mengenai wawancara Host Jepang yang paling TOP, dan perjalanannya dari remaja yang homeless.

Host tersebut bernama Kunugi Akaya, yang baru-baru ini diwawancara channel Youtube Asian Boss. Diawal diperlihatkan kalau ia memakai jam berlian dan memiliki sports car yang dari desain sudah terlihat kemahalannya, dan ia mengatakan kalau mobil itu seharga 370.000 Dollar! Tapi yang lebih mengejutkan lagi, adalah mobil itu bukan dibeli, tapi diberi! sebagai hadiah dari salah satu kliennya.

Sesuatu yang terasa cocok dengan bagaimana ia dipercaya sebagai Host Nomor 1 di Jepang. Tapi ia tak sombong, malah tertawa dan mengatakan itu dibesar-besarkan. Walau memang ia pernah jadi Host paling dibayar pada bulan November 2017 menurut website HOSTxHOST, dan saat ini jadi Host nomor 1 di Host Club terbesar di Kabuki-cho, Club Acqua.

Akaya menjelaskan kalau sebelum jadi host ia remaja lulusan SMP yang terus gagal masuk SMA dan dibiarkan hidup sendiri oleh orang tuanya. Ia kemudian memutuskan untuk langsung kerja, jadi kuli sambil hidup sebagai homeless dalam rumah kardus, dan setelah mengumpulkan sedikit uang ia memutuskan untuk cari kerja ke Tokyo.

Ia mengatakan kalau ia tidak bermimpi jadi host, tapi suka berangan-angan hidup kaya, karena itu saat ia berpikir untuk mencari pekerjaan yang membawa banyak uang, ia memutuskan menjadi host. Dan ia tak sukses begitu saja. Ia mulai dari bawah, bekerja membersih-bersihkan klub dengan gaji yang dibawah upah minimum. Saking mirisnya sampai sehari ia makan satu mie instan.

Tapi keberuntungannya membaik saat ia memutuskan untuk jujur akan fakta kalau ia rank bawah dan tak populer dan menjadikannya candaan. Membuatnya jadi dapat banyak dukurangan dan posisinya perlahan semakin naik.

Dan bicara soal kliennya, Akaya mengatakan kalau 99%nya wanita dengan 1% LGBT, dan sekitar setengahnya adalah mahasiswi dan ada juga hostess atau pekerja malam. Per bulan ia memiliki sekitar 20 pelanggan reguler, yang membayarnya minimal 300 Dollar.

Asian Boss juga melakukan wawancara dengan salah satu klien Akaya, seorang gadis berumur 19 tahun. Ia mengatakan alasannya memilih Akaya karena walau tampan tapi ia juga memiliki selera humor yang lucu dan senang diajak berbicara.

Bagi yang ingin lihat wawancara full Akaya oleh Asian Boss, bisa dicek disini.

Comments