出てきた。Akhirnya setelah masa-masa awal tahun ini dipenuhi berita tentang film live action bertema cinta dan keromantisan muncul juga satu film buat latihan olahraga jantung 😀 Film ini berjudul MUSEUM atau lebih tepatnya mungkin nanti bakal dirilis dengan judul Museum: The Serial Killer is Laughing in the Rain. Dari awal muncul teasernya beberapa bulan lalu belum ada kejelasan sama sekali tentang perkembangan project film berbau horror thriller tersebut.

Namun kemarin tanpa disangka-sangka sebuah video trailer pertama sudah nampang dengan menterang dalam official website mereka. Video dengan durasi super singkat itu berisi cuplikan adegan dalam hujan. Tokoh utama merupakan seorang detektif sedang duduk melepas penat di suatu ruangan, hari sedang diterpa hujan lebat. Dan tiba-tiba seseorang menggebrak kaca tepat di belakang detektif itu berada, seseorang dengan jaket kumat dan kepala menyerupai katak. Lalu pergi tanpa berkata atau melakukan apapun lebih jauh. Sang detektif terlihat sangat terpancing. Cukup menghadirkan nuansa menegangkan bagi para pecinta thriller.

news_xlarge_museum_201511_01 museum 2

Yep, film ini merupakan film yang terinspiras dari manga karya Tomoe Ryousuke berjudul serupa. Selain mengunggah sebuah video trailer, film yang ditangani oleh Warner Bros Japan ini juga memperlihatkan sebuah poster key visual. Dari gambar itu sih nggak terlihat menyeramkan, malah terkesan apa gitu deh. Untuk staff produksi dan para aktor utama yang sudah di sebutkan sampai saat ini ada bapak muda keren nan fenomenal OGURI SHUN yang memerankan tokoh utama detektif Hisashi Sawamura. Lalu sutradaranya adalah Otomo Keishi, lagi lagi om yang pernah menyutradarai Rurouni Kenshin ini turun tangan. Sedangkan untuk pemeran musuh besar Shun yakni si manusia katak belum diputuskan sampai sekarang. Mungkin masih akan diumumkan menyusul mengingat film ini baru tayang pada musim dingin nanti.

mueseum 4

Original Museum (ミュージアム) manga menceritakan kisah horror tentang pembunuhan berantai yang dilakukan oleh seorang lelaki. Sang pembunuh ini akhirnya oleh polisi dijuluki manusia katak karena pada saat beraksi ia selalu mengenakan topeng katak. Pembunuh dengan topeng katak itu menyebut dirinya “hakim” dan menyebut kasusnya sebagai “hukuman alami” yang ditujukan kepada korbannya. Ia bahkan menamai bebrapa kasus tertentu seperti “dogfood punishment” atau “punishment of knowing a mother’s pain” dimana salah satu targetnya adalah istri dari detektif handal Hisashi Sawamura.