Content provided by KeepoMalicious software, atau biasa dikenal sebagai malware adalah sebuah program yang bisa dijalankan dalam sebuah komputer, baik PC maupun smartphone yang kita gunakan, dan digunakan untuk mendapatkan kepentingan tertentu dalam sistem yang kita gunakan. Nah, saking bahaya malware, nggak mengejutkan kalo serangan malware ini bikin pusing sebagian besar masyarakat awam.

Baca Juga: 10 Anime Terbaru 2018 Paling Ditunggu Penonton (UPDATED)

Malware sendiri punya efek yang buruk terutama buat smartphone kita. Selain bisa mencuri data-data kita, malware yang berjalan dalam sebuah sistem lambat laun akan menurukan performa dan kinerja sehingga terasa lambat dan sering hang.

Director, Systems Engineering, Symantec Malaysia & Indonesia, David Rajoo, mengatakan kalo Symantec rata-rata setiap harinya memblokir lebih dari 24.000 virus ini yang mencoba memberi ancaman dan juga menyerang para pengguna smartphone di Indonesia. Buruknya, angka ini semakin hari semakin bertambah, dan juga kurangnya kesadaran dari pengguna smartphone di Indonesia untuk selalu melakukan update software di smartphone mereka.
“Software versi terbaru itu biasanya mengandung pembaruan dari kelemahan yang mereka temukan pada versi sebelumnya, termasuk kelemahan dari sisi keamanan,” ujar Rajoo.

Pengguna ponsel di Indonesia menghadapi resiko yang nggak main-main, bahkan dari seluruh serangan virus ini. 63 persen diantaranya adalah grayware yang bisa membocorkan data penggunanya. Makanya, Rajoo sendiri juga menghimbau para pengguna smartphone di Indonesia untuk terus melakukan update software pada smartphone, karena semakin baru versi dari sebuah software, maka akan membuat smartphone “kebal” dari serangan virus ini.

Gimana dengan smartphone kalian, apakah software selalu dalam keadaan yang up to date? Atau justru malas untuk melakukan update? Jangan sampai jadi korban berikutnya ya gaes!

Baca Juga: