Iri hati atau dengki masuk ke dalam jajaran Tujuh Dosa Besar. Hal itu dikarenakan kecemburuan bisa mengubah seseorang menjadi jahat atau menjadi setan. Di Jepang, ada kisah seorang wanita cantik yang menjadi setan secara harfiah karena dimakan kecemburuan di dalam dirinya. Dialah Hashihime, si cantik penunggu jembatan.

Dalam legendanya, Hashihime tadinya adalah perempuan yang dikhianati oleh sang suami. Pada sekitar pukul dua dini hari, seorang wanita mengunjungi Kifune – jinja di Kyoto. Dipenuhi oleh amarah dan rasa sakit hati, ia memohon kepada dewa agar diubah menjadi sosok setan. Ia marah kepada suaminya yang berpaling, dan cemburu kepada wanita lain yang mendapatkan cinta dari mantan suaminya tersebut.

Baca Juga: Mikoshi – Nyuudou, Mimpi Buruk Para Pelancong di Tengah Malam

Keinginannya hanya satu, melihat mantan suaminya hancur dan sengsara. Ia terus berdoa dan berdoa, hingga pada saat hari ke tujuh, doanya terjawab. Sang dewa mengatakan jika ia meu berendam selama tiga kali tujuh hari di sungai Uji, maka ia akan berubah menjadi setan.

Wanita itu menerimanya dengan senang hari. Ia pulang, memakai pakaian berwarna putih, mengikat rambutnya menyerupai lima tanduk, mewarnai wajahnya, terakhir mewarnai tubuhnya dengan warna merah. Setelah itu ia berendam di sungai Uji dengan kebencian yang terus bertambah setiap malamnya. Pada malam terakhir, keinginannya terwujud. Ia telah berubah menjadi setan. Ia pun kemudian dikenal sebagai Uji – no – Hashihime.

Hashihime

Pada malam yang sama, sang mantan suami yang sedang tertidur pulas terbangun karena mimpi buruk. Merasakan firasat buruk, ia langsung berkonsultasi dengan Abe – no – Seimei. Seimei mengatakan bahwa mantan istrinya akan datang untuk membalas dendam. Seimei datang ke rumah mereka, mendoakannya, lalu membuat dua katashiro sebagai perwujudan suami – istri tersebut.

Malamnya, Hashihime datang untuk membalas dendam. Sesuai dugaan Seimei, ia menyerang dua katashiro yang dianggap mantan suami dan istri barunya tersebut. Akibatnya, kutukan Hashihime berbalik menyerang dirinya sendiri. Hashihime menyadari bahwa ia tidak bisa mengalahkan sihir Seimei. Akhirnya, ia pergi dan berjanji akan kembali lagi.

Baca Juga: Japanese Horror Series 2: Yurei dan Yokai

Setelah itu, ia menjadi penghuni jembatan yang sangat pecemburu. Jika ada orang yang memuji jembatan lain saat berjalan di atas jembatan yang dihuni oleh Hashihime, maka ia akan celaka. Jika ada orang yang menyebrang melewati jembatan Hashihime sambil memuji wanita cantik, dia juga akan celaka. Orang yang memiliki jalinan kasih atau pasangan yang baru menikah dilarang untuk melewati jembatan atau kuilnya. Kutukan dia sangat kuat sampai – sampai bisa membawa dampak ke hubungan rumah tangga orang yang hanya melewatinya.

Hashihime adalah salah satu legenda yang populer. Kemunculan pertamanya ada di Puisi Kokinshu dengan pengarang yang tidak diketahui. Ia juga muncul dalam Heike Monogatari dan The Tale of Genji.

“Upon a narrow grass mat

laying down her robe only

tonight, again –

she must be waiting for me,

Hashihime of Uji”

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here