Walau merupakan hari raya yang diadopsi dari luar, Halloween menjadi perayaan yang ramai dilakukan di Jepang, dengan hari tersebut menjadi kesempatan bagi orang-orang untuk tak hanya cosplay tapi juga berkenalan dengan orang baru dan mencari pasangan. Tapi sesuatu yang lumayan rutin adalah perayaan Halloween Shibuya yang biasanya melahirkan berita masalah hampir setiap tahunnya. Lalu bagaimana dengan Halloween Shibuya 2019?

Perayaan Halloween di Shibuya lumayan terkenal membawakan berbagai hal negatif karena kemeriahan yang terlalu berlebihan, tak hanya masalah sampah yang berserakan sembarangan, tapi juga masalah grepe-grepe sampai pemabuk yang saling bertengkar dan bahkan mengajak berantem polisi dan lain-lain lagi, yang memuncak dalam Shibuya Halloween 2018.

Masalah yang terjadi begitu parah sampai walikota Shibuya jadi murka, dan membuatnya beserta penduduk Shibuya berusaha mencegah agar tahun 2019 ini hal tersebut tak terulang lagi. Dan caranya adalah dengan melarang adanya minum-minuman keras di Shibuya selama perayaan Halloween 2019.

Dan dari fotofoto netizen Jepang, terlihat kalau dipersiapkan berbagai hal lain lagi, dengan tak hanya para polisi yang siap siaga, tapi juga sampai dibawa kendaraan anti-riot. Sesuatu yang terasa pas untuk dibawa saat diperlihatkan kalau enam ribuan orang memenuhi Shibuya! Sampai dikatakan perlu lebih dari 10 menitan untuk melewati Shibuya Scramble.

Banyak yang datang berpakaian biasa tanpa cosplay, dan ada juga yang cosplay. Dan sasuga pesta cosplay Halloween yang xxxtra meriah, mereka yang cosplay juga kadang tampil lumayan NSFW, bahkan ada yang melakukan hubungan intim. Tapi bagaimanakah pesta tersebut? Apakah peraturan anti alkohol Shibuya Halloween 2019 berjalan lancar?

Yaa.. dilaporkan sih kalau pihak polisi melakukan beberapa penangkapan pada pesta Halloween tersebut. Dikatakan kalau semua pelakunya adalah pria muda, dari yang umur 18-an sampai dua puluhan. Ada yang menggrepe-grepe wanita, ribut berkelahi, menyerang penjual, dan lain-lain lagi.

Tapi meskipun begitu, untungnya total hanya ada 9 penangkapan. Sesuatu yang terlihat sangat kecil jika mempertimbangkan adanya ribuan orang di Shibuya saat itu, dan tak terlihat ada masalah besar seperti merusak mobil seperti tahun lalu. Mungkin peraturan pelarangan minum alkohol tersebut memang sangat efektif.