Hal yang Ada dan Tiada di Jepang: Kehidupan di Komik itu Mitos atau Fakta?

Konbanyan, Akiba-kei, Akiba-chan~ Kali ini admin mau ngeshare pengalaman admin selama tinggal di Jepang. Kayak apa sih kehidupan nyatanya? Apa bener kayak di komik-komik yang selama ini populer di toko buku? Apa bener sedisiplin yang dijelasin di buku pelajaran? APA KAPPA ITU BENERAN ADA?? Tenang~~ tenang~~ admin bakal jabarin satu persatu detail hal-hal yang menarik sampai hal yang nggak penting  yang kecil kok.. So, lets check it out!

Sebelum membaca lebih lanjut pastikan jarak pandang Anda agar tidak terlalu dekat dengan komputer, laptop maupun HP, pastikan juga penerangan di sekitar Anda sudah cukup (abaikan haha)

Oke Admin mulai dari hal-hal yang kecil dulu ya, nanti yang tambah menarik admin taruh makin belakangan biar dibaca sampai tuntas tambah seru 😀

1. Gagak Everywhere (Mitos atau Fakta?)

karasu naze nakuno~
karasu naze nakuno~

Fakta. Di anime ato manga nggak jarang ditampilin scene ada gagak berkeliaran pas sore hari sambil ngeluarin bunyi berisiknya “kaak kaaak” (bukan manggil “kakak” lho yaa). Kenyataannya emang bisa ditemui kok. Mereka sering bertengger di atap rumah/pohon, turun ke rerumputan, bahkan ngejatuhin jemuran pakaian pas sore hari.

2. Cara pembuangan sampah yang ribet  (Mitos atau Fakta?)

gomibako
gomibako

Setengah-setengah. Ada beberapa tempat yang mewajibkan kamu buat membuang sampah secara detail seperti untuk membuang botol minuman kamu harus memisahkan labelnya dan membuangnya ke bagian sampah plastik, kemudian membuang tutup dan botolnya secara terpisah. Tempat sampah di convience store hanya tersedia untuk sampah daur ulang dan dibagi dalam 4 jenis, kertas, plastik, botol plastik, kaleng. Namun ada juga beberapa tempat yang memisahkan sampah hanya kedalam dua jenis yaitu sampah yang bisa dibakar dan sampah daur ulang.

Berdasarkan harinya, ada beberapa tempat yang memastikan hari pembuangan sampah tertentu (yang jika dibuang selain hari itu tidak akan diangkut), namun ada juga yang membebaskan ketentuan harinya. Tidak semua apartemen memiliki tempat pembuangan sampah, untuk itu terkadang perlu berjalan beberapa meter untuk membuang sampah harian atau mingguan.

Berdasarkan sifat orang Jepang yang cinta akan lingkungan (sebut saja eco), ada juga beberapa program yang diadakan demi menjaga agar sampah tidak terlalu banyak. Misalnya jika membeli obentou di konbini atau membeli minuman di mesin penjual otomatis, setelah isinya kamu makan/minum dan bungkus kosongnya kamu kembalikan ke konbini/mesin penjual otomatis maka kamu akan mendapatkan uang sebesar 10yen. Begitu pula di supermaket. Setelah belanja, hanya akan disediakan kantung plastik kecil tipis tanpa pegangan secara gratis, namun untuk mendapatkan kantung plastik wajar yang digunakan untuk membawa barang, kamu harus membayar biaya tambahan sebesar 5yen per kantungnya.

3. Sedikit kendaraan  (Mitos atau Fakta?)

tin.. tin..
tin.. tin..

Setengah-setengah. Ada beberapa tempat yang jarang kendaraan dan ada beberapa yang penuh dengan mobil. Sepeda motor jarang ditemui di Jepang, sekalipun membawa kendaraan, karyawan maupun mahasiswa biasanya membawa mobil. Baik sepeda motor maupun sepeda biasa dilarang untuk berboncengan disini.

Mengenai tempat parkir di kota-kota besar akan dikenakan tarif mahal per jamnya, sehingga angkutan umum menjadi fasilitas yang lebih sering digunakan. Namun di kota-kota kecil sebagian lapangan parkir masih di gratiskan dan susah untuk menggunakan jalur angkutan umum, sehingga kendaraan pribadi yang praktis lebih sering diminati.

4. Keramahan terhadap orang asing/gaijin (Mitos atau Fakta?)

omotenashi
omotenashi

Setengah-setengah. Mengenai hal ini tentunya akan kembali pada pribadi masing-masing. Jika kamu sebagai wisatawan luar negeri yang sedang berkunjung ke Jepang, tersesat dan ingin menanyakan jalan, mungkin ada orang yang bakal membantu kamu bahkan mengantarmu sampai tempat tujuan, tapi ada juga beberapa orang yang takut terhadap orang asing sehingga akan menolak untuk ditanyai sebelum kamu sempat bertanya. Dalam hal ini, orang-orang berkulit putih dan berambut pirang (ras eropa) sepertinya lebih diminati untuk dibantu kesulitannya.

5. Tidur larut malam  (Mitos atau Fakta?)

jalanan malam yang dingin dan sepi, sesepi hatiku~
jalanan malam yang dingin dan sepi, sesepi hatiku~

Fakta. Sekolah pada umumnya dimulai pada pukul 9 pagi. Oleh karena itu kegiatan sekolah, bekerja, les, dan lain-lain biasanya selesai sore hari sampai pukul 9 atau 10 malam. Setelah itu biasanya mereka melakukan pekerjaan sampingan (arubaito), melakukan kegiatan ekstrakulikuler, kerja kelompok, maupun berolahraga (ini nyata lho.. banyak orang Jepang yang jogging sekitar jam 1 malam)

6. Kehidupan layaknya komik genre Hareem itu beneran ada (Mitos atau Fakta?)

ulala~
ulala~

Fakta. Jika di Indonesia satu kelas berisikan 30 orang cewek dan 2 orang cowok itu sudah biasa (terutama yang jurusan bahasa Jepang), maka di Jepang sudah biasa juga satu kelas berisikan 20 orang cowok dan 1 orang cewek. Tapi yang pasti nggak kayak di komik yang semuanya bakal menjurus ke satu cewek itu lah, pastinya ada beberapa yang sudah memiliki pasangannya sendiri-sendiri dan beberapa yang acuh tak acuh akan hal itu.

7. Otaku Everywhere (Mitos atau Fakta?)

kamar otaku
kamar otaku

Mitos. Meskipun sebagian besar orang Jepang membaca manga/komik terutama yang sedang populer semacam shingeki no kyojin atau yang manga yang di jual di convience store, mereka tidak menggilainya. Bisa dibilang hanya sekedar membaca dan sedikit penasaran akan ceritanya. Mereka tidak mengoleksi seri lainnya (anime, bluray, dll) maupun figurenya, bahkan terkadang mereka hanya membacanya dengan meminjam manga milik temannya. Jikalau ada orang Jepang yang otaku, mereka cenderung menyembunyikannya. Yang paling sering ditemui adalah orang asing yang tinggal di Jepang yang otaku, serta orang Jepang yang berada di tempat-tempat terkenal anime seperti Akihabara.

 

Nah, setelah membaca 7 hal diatas, apa pendapat kalian? Apakah sama dengan apa yang kamu bayangin sebelumnya? Tulis pendapat kalian di kolom komentar yah!

SHARE
Previous articleFestival Tahun Baru yang Hanya ada di Kuil Nishinomiya
Next article4 Wisata Unik Hokkaido!!
やるキ、げんキ、ゆキでーす! 国立スラバヤ大学卒業生(もうすぐ笑)、富山大学日研生でした。 ジャワ語、インドネシア語、英語、日本語。 O型、多趣味、偏見のない、チャレンジ好き、ダジャレ好き、たまに真剣(笑) 音楽:ジャニーズ(特NEWSとKAT-TUN)、アニソン、ボカロ、歌い手 やりたいこと:世界旅(宇宙も) どうぞ気軽にお話をかけてみてください!♪ Hello, Yuki Nyan here~ I've graduated from State University of Surabaya and I've been study abroad in Toyama University. Javanese, Bahasa Indonesia, English, Japanese. Blood type O, multivaried interests, open-minded, love to challenge, love jokes, sometimes being serious (lol) Music: Johnny's Entertainment (especially NEWS and KAT-TUN), Anisong, Vocaloid, Utaite Wanna do: World Journey (and also Space) Feel free to talk me~