Geliat J-Band dan J-Musician di Indonesia

Yah karena ada kategori baru nan spesial di website kita tercinta ini yakni Editorial. Maka, dari saya akan menyumbang sedikit ulasan mengenai musik Jepang, tetapi kali ini bukan dari Jepang sana, sebaliknya kita akan melihat perkembangan aliran musik yang sebenarnya berkembang di Jepang, tapi dari sudut pandang dan perkembangannya di Indonesia (sepertinya seru nih).

Yup, ada yang mengistilahkan mereka, band yang membawa aliran musik yang nyerempet-nyerempet dengan J-pop atau J-rock disebut dengan J-Band (meskipun gak mutlak seperti itu, tapi ini istilah umum yang menggampangkan kita untuk mengkelompokan musisi tertentu). Dan di Indonesia sendiri, perkembangan baik dari segi Jumlah dan kualitas J-Band memang cukup pesat di beberapa tahun terakhir. Selain semenjak perkembangan di bidang informasi dan teknologi (misal: Internet, Social Media, youtube dkk), yang membuat pencarian informasi tentang musik baru jadi jauh lebih mudah, di Indonesia budaya pop Jepang juga subur berkembang, dengan rutinnya berbagai festival maupun bunkasai yang diselenggarakan oleh berbagai pihak. Hal inilah yang memicu, dan penyemangat bagi musisi-musisi di Indonesia untuk melirik musik dari Jepang yang mempunyai ciri khas tersendiri dibanding musik Barat.

Mungkin saat ini sudah sulit untuk di hitung jumlah J-band di Indonesia, baik itu yang sudah berprestasi di tingkat Nasional atau bahkan Internasional, ada juga yang sudah menjadi langganan untuk menjadi guest star pengisi acara festival Jepang, ada yang sudah merilis berbagai macam karya baik itu album, single, ataupun mini album, ada juga yang baru membentuk atau masih berjuang untuk dapat merilis karya pertamanya. Seperti halnya scene-scene lain yang berkembang di Indonesia contohnya Rock, Metal, Punk, Reagge, dan lainnya, J-Band juga telah menjadi pergerakan indie yang mempunyai peminat tersendiri.

Dari pada kita cuma membahas nya bagaimana kalau kita lihat saja beberapa karya-karya yang ditorehkan oleh band-band yang bisa dikelompokkan ke dalam scene J-Band berikut ini. Berikut adalah cuplikan beberapa J-Band, dan J-Musician dari Indonesia yang sudah berprestasi, ataupun memiliki karya (dan list dibawah ini juga belum mencakup keseluruhan J-Band/J-musician di Indonesia, list ini dibuat atas datas pengetahuan saya sebagai penulis, jika kalian memiliki wawasan lebih mengenai J-Band/J-Musician di Indonesia yang layak masuk list ini, silahkan kalian bisa menambahkan pada kolom komentar)

Cukup susah untuk memulai list ini, tapi mari kita mulai dengan Tokyolite,

Tokyolite memang benar-benar melejit setelah berhasil lolos di sebuah acara Tv di Jepang yakni Asia Versus, meskipun aliran musik mereka lebih ke arah pop jazzy? pada umumnya, namun dengan embel-embel Tokyo di nama mereka, dan tampilnya mereka di Jepang. Mereka dapat dimasukkan di Scene J-Band, di Video di atas mereka juga mengcover lagu berbahasa Jepang, mereka juga beberapa kali menjadi bintang tamu di acara Jejepangan.

Selanjutnya ada JELLYFISH

Kalau Jellyfish ini salah satu pentolan Aliran Visual Kei di Indonesia. Band-band dengan aliran V-kei juga sangat banyak di Indonesia, mungkin karena V-kei memang sangat unik mulai dari style atau fashion hingga musik-musiknya. Jellyfish bisa dibilang band beraliran visual kei yang cukup sukses, di deskripsi video ini mereka juga mencantumkan major label NAGASWARA sebagi label mereka.

Selain Jellyfish, band-band beraliran visula kei yang tidak kalah berprestasi adalah BLACK MORAL dan MEA, kabarnya mereka juga sempat manggung di Jepang sana tepatnya di Shibuya Rex

Lalu dari Jawa Tengah juga ada The Agony, band ini juga sempat masuk entry di Asian versus

ada juga THE GRGTZ/THE GREGETZ, band yang beraliran rock and roll ini juga sering mengcover lagu-lagu Jepang, seperti dalam video ini mereka mengcover BABYMETAL

Sementara itu di Jawa Timur sendiri juga ada beberapa band yang menjadi langganan untuk memeriahkan panggung festival Jepang, di Antaranya ada Chocolatino, band yang satu ini akhir-akhir ini juga kerap kali mengcover Babymetal. Tapi sebenarnya mereka juga rajin merilis single, berikut adalah salah satu single nya

Selain Chocolatino jawa timur juga mempunyai Band yang konsisten mengcover Anisong, yakni Otaku. Band yang satu ini bahkan usianya sudah kurang lebih 13 tahun.

Selain band, J-Musician atau solois yang lebih mengusung musik-musik bergenre Jepang juga cukup banyak, salah satu yang kita kenal mungkin adalah DJ vocaloid yang konsisten berkarya dengan mengkombinasikan sound vocaloid dengan lagu-lagu populer Indonesia atau membuat karya-karya original juga. Yup REDSHiFT

Selain itu ada pula solois wanita yang sempat merilis single nya di Jepang, yakni Yumi. Gadis cantik ini juga pernah kita liput, dan penyanyi yang satu ini pun juga hampir rutin menjadi pengisi acara saat Roadshow CLAS:H tahun ini.

Jika kita melihat deretan prestasi di atas memang perkembangan J-Band dan J-Musician mulai begitu terlihat positif, dan tidak menutup kemungkinan kedepannya bakal lebih banyak lagi prestasi yang akan ditorehkan oleh para Musisi yang menggeluti scene J-Music ini, karena diluar sana masih begitu banyak J-Band ataupun J-Musician yang berusaha untuk dapat berkarya di aliran musik yang mereka geluti.

Musik memang merupakan bahasa yang sangat universal, dapat menembus jarak, budaya, ras maupun batas negara. Yang pasti melalui musik mereka mencoba menyampaikan pesan yang positif baik untuk pribadinya maupun untuk pendengarnya. Dan bagi saya yang juga penikmat sekaligus pelaku di dunia musik ini, pasti merasa senang dengan perkembangan J-Music di Indonesia, selain memberi warna terhadap musik Indonesia, hal ini juga dapat memacu semangat bermusik dan melebarkan refrensi yang ada.

Lalu bagaimana menurut kalian? apakah masih ada yang harus dimasukkan di List ini? (tentunya Ada, saya berharap list ini semakin panjang kedepannya). Atau kalian punya pendapat lain mengenai J-Music? itu juga sah-sah saja. Yang pasti di Kolom editorial ini saya hanya ingin menunjukkan bahwa J-Music di Indonesia itu ada dan berkembang pesat, dan kita dari kalangan penikmat/pendengar, pengamat, pelaku, produser, pengkritik dan sebagainya dapat hadir agar scene ini juga bisa semakin berkembang nantinya.

Hmm kolom ini benar-benar spesial, yah karena saya pelaku J-Music juga jadi saya boleh sedikit share lah kenapa saya suka sekali dengan musik yang satu ini, barangkali dengan cara mendengarkan coveran saya ini kalian bisa paham

Atau berkunjung ke channel youtube saya

oke deh bagi kalian yang juga bermusik di Jalur J-Music ini, tetaplah berkarya karena berkat kalian lah scene yang satu ini bisa terus berkembang, tetap apresiasi karya-karya yang ditelurkan rekan seperjuangan kita. Dan terakhir mungkin (jujur ini yang paling terakhir), karena artikel ini mungkin yang baca kebanyakan adalah pecinta J-Music, kalau kalian punya karya kalian juga bisa menaruhnya di kolom komentar. Udah deh sekian Editorial yang cukup panjang ini, Sukses terus Scene J-Music, sukses terus musisi Indonesia~~

  • resya kamui

    Ulasan yg menarik…Ada 1 J-band dari semarang.band pionir dr thn 2000.japanese girls atau JPG / JP6.mungkin bisa search di youtube sebagai bahas pertimbangan untuk bisa sedikit diulas.sankyuu….

    • Rekso Waskito

      Wah, udah lama banget tahun 2000, benar-benar pioneer ini. Bisa dibagikan Linknya kah?
      Waktu saya cari yang muncul malah gitarnya John Petrucci, hehe

  • Alexander Bramono

    thank you for the words!honestly,i appreciate every single words about tokyolite being written here 🙂

    btw sekedar melengkapi aja,musik Tokyolite sering digolongkan sebagai “pop jazzy” karena pada dasarnya,kita berangkat dari mengcover beberapa band underrated japanese indies seperti riddim saunter,the band apart dan unchain yang memang mengusung musik yang kaya dengan campuran funk,rock,jazz,ska,fusion dan masih banyak lagi,untuk memperkenalkan bahwa selain sound “j-rock” yang dikenal publik,ada sound unik lainnya yang dimiliki band2 jepang yang sering luput dari perhatian mainstream 😉

    • Rekso Waskito

      Influence yang sangat menarik, Keep up the great Work Tokyolite~~

      • Alexander Bramono

        thanks!!we will!

  • G-Shin Gabe Nurcahyo Wisudanto
  • G-Shin Gabe Nurcahyo Wisudanto

    Band JULIA dari Jogja. Sekarang Indie sebelumnya pernah masuk mayor label RED Music Indonesia https://www.youtube.com/watch?v=NgrSDEP3znc

  • Muhammad Fadli Suhendra

    Kisaban dari Bandung

  • Muhammad Fadli Suhendra

    jangan lupakan ini.. SASVRITA dari Bandung

  • Muhammad Fadli Suhendra

    Chocoretto band V-kei dari Medan

  • Muhammad Fadli Suhendra

    Scarlet -Eve- band V-kei dari Semarang

  • Muhammad Fadli Suhendra

    Alor-Z Band V-kei dari Medan

    https://www.reverbnation.com/alorz

  • Muhammad Fadli Suhendra

    Pipis Di Celana – Bertarunglah Dragonball (Cover)
    Band asal Semarang :v

    https://www.reverbnation.com/pipisdicelana/song/22324454-bertarunglah-dragon-ball-cover

  • Muhammad Fadli Suhendra

    SIHIR PROJECT Band V-kei asal Medan

    • Rekso Waskito

      Wah Terima Kasih rekomendasinya, beberapa sudah ada yang tahu, sebagian baru pertama kali denger. Mungkin nanti ada Edisi review J-Band part 2 akan disertakan, band-band ini.

      • Muhammad Fadli Suhendra

        siap, ditunggu reviewnya ^_^

  • Muhammad Fadli Suhendra

    yang ini juga.. Henohenomoheji asal Bandung

  • Herlan Tio

    Manggstabb bung terimakasih sudah mengulas band band “jejepangan” yg memiliki karya yg tentu luar biasa ini.perlu sdikit koreksi aj bung klo band the agony sendiri berasal dari D.I.Y (daerah istimewa yogyakarta).
    Klo melingkup jateng saya rasa akan lebih byk lagi jband nya seperti faku, the monkey circus, gos, the lemonde, scarlet eve dan dreamatorioum yg semua sudah punya karya juga yg gak kalah keren dari band ibu kota 🙂
    Untuk the agony sendiri alhamdulillah sudah memiliki dua pv official sebenarnya yang satunya berjudul “cruel world” dan 1 mini album.mungkin bisa ditambahkan di info artikel web ini melalui channel youtube kita the agony indonesia 🙂
    Selebihnya terimakasih ini sangat membantu sekali untuk lbh berkembangnya jband indie lokal.
    #shakehand

  • Muhammad Fadli Suhendra

    Belle Espoire – 「姫は雨の中に踊る」 (Hime wa ame no naka ni odoru) band asal Bogor

    https://soundcloud.com/kimizu/belle-espoire-hime-ha-ame-no

  • Pingback: More J-Band from Indonesia & Info Kompilasi J-Zone ID - Akiba Nation()