Gelar Jepang UI 2015 Menuai Sukses Besar!

Gelar Jepang kembali menuai sukses di tahun ke 21. Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara yang biasa disingkat dengan GJUI ini dilaksanakan selama 3 hari. Hari satu dan dua yaitu tanggal 7 dan 8 agustus bebas tiket masuk. Sedangkan hari ketiga dikenakan tiket Rp. 20.000 OTS dan Rp.15.000 pada penjualan presale.

Tema yang diusung dalam GJUI 21 adalah Japan for Everyone atau dalam bahasa Jepang Minna no Nihon. Banyak acara baru kali ini dan target pengunjung yang lebih luas. Mulai dari anak-anak hingga dewasa. Pengunjung hari pertama berjumlah 2.470. Hari kedua 10.195, dan hari ketiga mencapai 14.501. Total pengunjung GJUI 21 adalah 27.166 orang. Seluruh mata acara dinikmati oleh banyak pengunjung. Kuota berbagai macam lomba, workshop, dan seminar pun sebagian besar terisi penuh.Berbagai komunitas pecinta Jepang berkumpul dan meramaikan acara Gelar Jepang 21. Banyak juga cosplayer yang berdandan seperti tokoh anime dan manga baik di hari pertama, kedua, dan terutama di hari ketiga.

Hari pertama dan kedua bertempat di Pusat Studi Jepang. Seperti biasa mata acara yang paling dipadati adalah lomba dance cover. Hari ketiga yang bertempat di Boulevard UI sudah ramai sejak open gate jam 10 pagi terutama area bazaar.Area bazaar meliputi jenis stand aksesoris, stand forum, stand sponsor, stand media partner, dan stand makanan yang ramai hingga malam hari. Berbagai macam barang koleksi dan kuliner khas Jepang dapat ditemui di GJUI.

SAISAI_02-editDi area panggung mulai ramai dari siang hari. Band audisi dan band featuring seperti Honey Beat, Hobiron, Mea, dan idol grup Lumina Scarlet berhasil memeriahkan area panggung. Dilanjutkan dengan penampilan special performance dari grup komedi asal Jepang Sumimasu Geinin, band OBAKE, dan Hiroaki Kato. Hiburan dilanjutkan dengan acara final Miss Kawaii Contest dari My Kawaii Style. Kemudian penampilan guest star yang paling ditunggu-tunggu yaitu Silent Siren.

Acara dilanjutkan dengan Bon Odori. Para pengunjung bersama-sama menari dan mengelilingi panggung odori mengikuti gerakan penari yang ada di panggung. Malam hari ketiga GJUI 21 ditutup dengan meriahnya Hanabi atau pesta kembang api.