Kembali lagi membahas makhluk – makhluk menyeramkan yang ada di Jepang, kali ini author akan membahas tentang Gashadokuro, sosok hantu yang terlahir karena kelaparan yang menyerang. Gashadokuro sendiri dapat diartikan sebagai “Starving Skeleton” atau “Kerangka yang Kelaparan”. Yokai ini juga dikenal sebagai Odokuro yang berarti “Kerangka Raksasa.”

Yokai yang satu ini mempunyai cara membunuh yang menyeramkan dan (sepertinya) menyakitkan. Jadi, kalau kamu mendengar tanda – tanda makhluk ini mendekat, maka KABUR dan LARI secepat – cepatnya adalah pilihan paling tepat yang harus segera kamu ambil.

Gashadokuro terbentuk dari tulang – belulang orang yang tewas karena kelaparan. Misalnya ada sebuah desa yang penduduknya musnah karena kelaparan, maka ada kemungkinan bahwa kerangka penduduk desa tersebut bersatu dan menjadi kerangka manusia raksasa setinggi 19 kaki.

037-gashadokuro

Terlahir dari kelaparan menyebabkan yokai yang satu ini dipenuhi dengan rasa marah, dendam, dan haus akan darah. Gashadokuro akan menyerang siapa saja orang tidak beruntung yang ditemuinya dengan cara yang kejam. Mereka akan menangkap korbannya, lalu menggigit kepala sang korban dan meminum darahnya sampai habis. See? Itulah mengapa author mengatakan bahwa lari dengan sangat – amat – cepat adalah pilihan yang tepat.

Mungkin sekilas hal ini terdengar seperti dikejar Titan dari anime “Shingeki no Kyojin”, tetapi sayangnya, legenda menceritakan bahwa dikejar yokai berbentuk kerangka ini tidak semudah itu. Jika kamu dapat mengalahkan titan dengan memotong bagian belakang lehernya, belum ada legenda dan cerita yang menceritakan bagaimana agar bisa mengalahkan makhluk mistis satu ini.

Untuk mempersulit keadaan, Gashadokuro dikenal dapat mengendap – mengendap tanpa menimbulkan bunyi yang berarti. Tidak ada suara “bum – bum – bum” atau suara – suara besar lainnya, yokai ini dikenal pandai dalam mendekati korbannya dengan damai, sunyi, dan tenang tanpa terlihat sampai saat yang tepat. Ketika ia menemukan saat yang tepat, maka korban akan melihat kerangka manusia sebesar 15 – 19 kaki yang siap untuk mengejar dan menyantap korbannya.

Gasha-Dokuro-1

Karena ia tidak terlihat kecuali sudah dalam jarak yang dekat, maka satu – satunya tanda yang mengumumkan kehadirannya adalah suara gemerincing bel yang terdengar berdenging di sebelah telinga.

Masih belum diketahui dengan jelas asal – usul dari si kerangka raksasa ini, tetapi ada beberapa dugaan bahwa legenda ini muncul pada abad ke sepuluh. Saat itu diceritakan ada konflik berdarah yang terjadi dengan pemerintahan Jepang. Ada seorang anak perempuan yang berusaha melindungi ayah dan kastil yang ditinggalinya dengan memanggil kerangka manusia raksasa untuk melindungi mereka dari serangan prajurit yang siap memaksa masuk. Sebagai penguat teori tersebut ada lukisan terkenal karya Utagawa Kuniyoshi yang berjudul “Takiyasha the Witch and the Skeleton Spectre”. Hal ini menyebabkan adanya dugaan bahwa kerangka raksasa tersebut menjadi terlepas ke bumi dan mengambil kemarahan orang – orang yang meninggal karena kelaparan sebagai alasan untuk muncul.