Ganguro~ komunitas ‘gelap’ di Jepang

Ganguro2

Japanese atau orang – orang Jepang terkenal akan keputihan kulitnya sehingga sering dicomot menjadi bintang iklan produk pemutih kulit di kawasan asia. Udah nggak kehitung juga banyaknya mahkluk berkulit sawo matang macam di Indonesia, melakukan segala macam cara dan upaya agar nampak seperti mereka, mulai pake bedak sekilo (biar kata cuma muka doank yang putih), pake sabun pemutih kulit sampe sabun pemutih pakaian, mengoleskan krim pencerah dengan SPF yang membuat manusia biasa kebal sama matahari, atau sengaja nggak sarapan supaya kelihatan lebih putih (baca: pucat). Trademark kulit putih cantik ala Jepang memang telah melalang buana sya la la dan bikin banyak orang iri deh.

Di sisi lain, nggak semua orang Jepang bangga dengan kulitnya low. Kehadiran para ganguro (ガングロ~ baca: gan-guro) di Jepang  mementahkan segalanya.

ganguro
Ganguro girls ~ Japaneses are not traditionally white anymore?
bgal1
Common ganguro in the street

Ganguro adalah tren para remaja Jepang, khususnya perempuan, yang muncul sejak tahun 90-an. Secara harfiah, ganguro diartikan sebagai ‘black face’ atau ‘wajah gelap’. Maunya sih ditulis ‘muka hitam’, cuma nggak enak. Terdengar kayak judul film misteri, hehehe.Tentu saja gelapnya bukan karena maen petasan deket muka, tapi karena ‘terpanggang’ sinar matahari.

Am I kawaii yet?

Biar kata artinya wajah gelap, jangan disalah kaprahkan kalo wajahnya belaka yang gelap atau terjemur matahari. Seluruh tubuh ganguro, mulai kepala sampai ujung kaki, adalah hasil prakarya sang matahari yang agung (kenapa jadi berhala?). Maka dari itu, berjemur sudah menjadi rutinitas demi mempertahankan ke-eksotisan kulit mereka, entah itu di ngendon pantai, di dalam alat tanning, ato maen layangan di tengah sawah (yang terakhir tidak usah dipedulikan, itu mah hobi saya).

 

Dark doesn’t mean not colorful…

Kontras dengan kulit mereka yang gelap, para ganguro umumnya menggunakan pakaian, pernak – pernik, dan make up yang semarak, mengalahkan semaraknya pesta kembang api akhir tahun di alun – alun. Helai – helai rambut mereka diwarnai dengan berbagai warna, meskipun biasanya bleach blonde atau pirang pucat paling sering ditemui. Satu set eye liner hitam beserta lipstik dan eye shadow senada dalam varian silver atau metalik adalah dua elemen andalan para ganguro lainnya. Di sektor tata busana, semua mata sukses dibikin kelilipan karena busana mereka amat mencolok, baik dari segi warna maupun model. Aksesoris plus – plus lainnya jatuh pada gelang colorful dan berumbai – rumbai dan sekuntum atau beberapa kuntum bunga yang diselipkan di rambut dan bergelung sebagai kalung. Lalu, kalo yang cewek – cewek nih, kuku –kukunya juga nggak kelewatan ‘dikerjain’ pastinya. Cucok deh! Secara keseluruhan warna pink masih mendominasi penampilan mereka, terutama pada kaum hawa. Intinya, untuk mengimbangi kulit yang tidak terlalu bersinar, para ganguro mencoba mengimbanginya dengan penampilan yang habis – habisan.

 

Full accessorized ganguro

 

assortment-of-artificial-fingernails - Copy
Nail Ornaments~Being ganguro at the very detail? Don’t forget these all then…

 

Ganguro sendiri telah melahirkan dua varian ektrimis, Yamanba dan Manba. Disebut ekstrim gara – gara kulit mereka yang digelapkan dalam level anarki. Selain itu lipstik dan makeup yang diaplikasikan bisa – bisa menyaingi makeup menor wayang manusia. Perbedaan gaya kedua aliran ekstrim ini dari masa ke masa makin sulit dibedakan, sama – sama abstraknya. Yang pasti, ciri – ciri pokok masing – masing aliran tersebut terletak pada penerapan eye shadow.Yamanba umumnya melukiskan eye shadow lebih pada area atas mata, sementara Manba di atas  serta di bawah area mata (kalo kata Viki, pandanisasi lah, hehe).

ganguro 2
Yamanba girls
gangguro 3
Extreme ganguro ~ have a guess! Yamanba or Manba?
ParaPara
Party!! ~ Yamanba and Manba

Ganguro style emang uniknya nggak ketulungan. The Japanese pop princess, Ayumi Hamasaki pun pernah mencicipi gaya ini di awal – awal karirnya, tapi tidak ekstrim sih, ntar imutnya hilang trus orang – orang nggak jadi gemes.Bagi yang mau melihat lebih dekat, akurat, tajam, dan terpercaya, silahkan berkunjung ke distrik Shibuya dan Ikebukuro di Tokyo. Pastinya, kalau kamu sales krim pencerah kulit, jangan tawarin ke para ganguro ya!

15egg054eb

 

yamambas

yamamba_59632

 

 

9

 

e3818be38299e38293e3818fe38299e3828d

 

ganguro2 (1)

 

 

 

 

GanguroExample3

 

Source: hatena