Virus H5N6 atau yang dikenal dengan virus flu burung, merupakan salah satu virus yang sangat populer beberapa tahun silam. Karena daya tularnya yang tinggi dan membuat penduduk dunia waspada. Nah beberapa waktu lalu, virus ini katanya kembali muncul dan membuat Kementerian Lingkungan Hidup Jepang meluncurkan “warning” pada penduduk khususnya para peternak.

Baca Juga: Waspada!! Komputer Bisa Kena Rensenware, Malware Touhou Virus!

Kejadian ini bermula dari ditemukannya burung yang mati awal bulan ini di sebuah taman di Ota Ward di Tokyo. Dari hasil pemeriksaan burung tersebut terjangkit flu. Berita tersebut mendorong pengelola Taman Zoologi Tokyo untuk membatasi kunjungan wisatawan terhadap spesies unggas langka atau yang rentan terhadap virus flu burung.

Kementerian jepang juga menaikkan peringatannya ke Level 3 yang dikeluarkan menyusul laporan kasus flu burung lainnya di bagian barat negara tersebut selama beberapa bulan terakhir. Jika ditemukan lebih banyak burung liar, mereka akan melakukan pemeriksaan lebih rinci, kata kementerian tersebut.

Musim dingin ini virus flu burung yang sangat patogen telah ditemukan sejauh ini pada burung di Matsue, Prefektur Shimane, pada bulan November tahun lalu. Dan di peternakan unggas di Prefektur Kagawa awal bulan ini. Pihak berwenang menangani setidaknya sekitar 92.000 ekor ayam pada 12 Januari lalu untuk dievakuasi dan disembuhkan.

Pembasmian total juga telah dilakukan dan masih dalam tahap monitoring lokasi tenpat-tempat ditemukannya virus flu. Sedikitnya 26 lokasi peternakan ayam setempat jadi pusat perhatian Pemerintah Kagawa dengan radius 10 kilometer dari peternakan tersebut diharapkan telah pulih kembali dalam waktu dekat.

Sedangkan radius 3 km dari peternakan diterapkan sebagai area terlarang agar tidak boleh ada yang masuk ke luar ke lokasi yang bersangkutan, terutama terkait ayam dan telur. Semua akan diselidiki dan ditangani lebih dalam oleh para ahli kesehatan. Dan jika semua sudah terdeteksi aman, maka 5 Februari mendatang larangan akan dilepas dan peternak bebas mengeluarkan serta memperdagangkan kembali ayam maupun telur dari 26 peternakan tersebut.

Waduh,… ternyata cukup serius juga ya permasalahnnya, akiba-chan dan akiba-kei. Tapi untung aja nih orang jepang sigap banget. Sepertinya mereka tidak ingin kekahwatiran masyarakat jepang berlarut-larut ada. Good job…