Kadang sebuah game bisa mendapatkan adaptasi jadi anime apalagi kalau game itu populer, seperti Persona 4, Tales Of The Abyss, Utawarerumono, dan lain-lain lagi. Tapi kabar game Jepang yang satu ini lumayan menarik karena adaptasi anime tersebut utamanya tidak dibuat oleh studio anime Jepang. Yaitu kabar kalau game JRPG klasik dari SquEnix, Final Fantasy IX, akan mendapatkan adaptasi anime, tapi dibuat oleh studio asal Prancis.

Final Fantasy IX adalah Role Playing Game buatan Square Enix yang pertama dirilis pada tahun 2000 untuk konsol Playstation pertama. Sebagai bagian dari seri Final Fantasy yang populer, game itu juga telah dirilis untuk konsol lainnya pada masa kini. Selain untuk PS4 ada juga untuk XBOX One dan PC, untuk Nintendo Switch, dan sampai dapat port untuk Android dan iOs juga.

Sementara itu karakter protagonis game tersebut, Zidane Tribal, dan bersama karakter antagonis game tersebut, Kuja, juga hadir menjadi karakter playable yang mewakili game Final Fantasy IX untuk seri game crossover seri Final Fantasy, Dissidia.

Final Fantasy IX mengisahkan Zidane yang seorang pencuri yang ingin menculik putri kerajaan Alexandria untuk uang sandera, tapi muncul hal yang tak terduga saat sang putri, yang bernama Garnet, ternyata ingin kabur dari kerajaan karena ibunya dan ingin berpetualang melihat dunia diluar kerajaan tersebut.

Dan sekalian balik pada kabar utama, baru dapat kabar kalau game tersebut menginspirasikan projek animasi, dengan studio asal Prancis bernama Cyber Group telah menandatangi kontrak produksi dan pengembangan bersama dengan Square Enix. Animasi itu akan berupa seri tapi panjang jumlah episodenya masih belum dipastikan.

Dan yang menarik lagi adalah dikatakan kalau anime tersebut akan ditargetkan untuk anak-anak, dengan umur antara 8-13 tahun. Sesuatu yang mungkin cocok karena FFIX itu sendiri memang memiliki suasana yang lebih optimis dan visual yang lebih hangat dibanding FFVII dan FFVIII sebelumnya yang berat sci-fi dan suasana serius.

Jadwal perilisannya belum diberikan juga, hanya dikatakan oleh Pierre Sissman sang CEO dari Cyber Group Studio kalau produksinya baru akan dimulai antara akhir 2021 atau awal 2022, jadi perilisannya kemungkinan besar masih lumayan lama.