Saat ini masalah pandemik coronavirus masih belum selesai juga, malah keadaannya makin meleduk lagi di berbagai negara apalagi Indonesia. Hal tersebut membuat hal macam lockdown dan lain-lain jadi diberlakukan lagi. Dan sayangnya hal seperti delay perilisan film juga masih bisa terjadi. Dengan contoh korban hal itu adalah pada film Doraemon terbaru yang seharusnya tayang tahun ini jadi diundur ke tahun 2022.

Film Doraemon tersebut adalah Doraemon Nobita Little Star Wars yang merupakan film Doraemon yang ke-41. Film tersebut bukan cerita original, melainkan merupakan remake dari film Doraemon ke-6 dengan judul yang sama yang pertama dirilis pada tahun 1986.

Sesuai dengan judulnya, film tersebut terinspirasi dan memiliki berbagai elemen dari film scifi terkenal buatan George Lucas, Star Wars, yang juga menyelesaikan trilogi pertamanya dan popularitasnya sangat booming sekitar setahun sebelum film Doraemon itu.

Kisahnya berawal dengan Suneo dan Giant yang terinspirasi untuk membuat film perang luar angkasa sendiri dengan miniatur dan SFX, dan tentunya Nobita dibuli dan dilarang ikutan. Nobita yang kesal tentunya mengajak Doraemon, dan mereka dan Shizuka mencoba membuat juga.

Tapi saat asyik bersiap membuat film miniatur mereka sendiri, Nobita dan Doraemon bertemu alien asli berukuran mungil bernama Pappi, dan pertemuan itu membuat Nobita, Doraemon, dan kawan-kawan jadi terlibat dalam sebuah perang luar angkasa asli.

Versi remake dari film tersebut diumumkan disutradai oleh Yamaguchi Susumu yang telah terlibat menganimasikan beberapa film anime Doraemon lain sebelum ini, dan dengan Sato Dai yang menuliskan naskahnya. Lalu dengan band musik Official HiGE DANdism yang berperan menyanyikan lagu tema film itu yang berjudul Universe.

Film tersebut seharusnya tayang dalam bulan Maret 2021, tetapi pada bulan Januari diumumkan kalau penayangannya diundur karena pandemik coronavirus. Dan kini diberikan update baru lagi kalau penayangannya jadi diundur sampai ke Spring 2022 nanti karena pandemik yang masih parah juga. Keputusan yang bisa dimengerti, apalagi dengan Tokyo masuk masa darurat lagi.