Festival Unik Jepang – Wakakusa Yamayaki Matsuri di Nara!!!

Pemandangan festival dari jauh~ keren, indah.

Berlibur ke Jepang memang menjadi salah satu impian para pecinta budaya Jepang tradisional maupun budaya pop modern. Tidak cuma di Indonesia, berbagai belahan dunia pun sekarang tertarik dengan keberagaman dan keunikan yang dimiliki oleh negara Jepang termasuk matsuri. Kalau denger kata “matsuri” nih, identik dengan apa hayo??? 😀 Arak-arakan?? Tarian tradisional?  Tapi nggak semuanya matsuri sama lho.. 🙂

Berbeda tempat, berbeda tujuan, berbeda keunikan. Yahh itu kata-kata yang cocok buat matsuri di Jepang. Kali ini ada matsuri yang gak kalah unik dengan matsuri lainnya. Namanya adalah “Wakakusa Yamayaki Matsuri” atau Festival Wakakusa Yamayaki” di Nara. Matsuri ini sedikit berbeda dengan matsuri lainnya, gimana nggak? di matsuri ini Akiba-chan dan Akiba-kei bisa melihat api yang berkobar kobar di gunung Wakakusa setinggi 342 meter.

Wakakusa Yamayaki dilihat dari Kaki Gunung wakakusa
Wakakusa Yamayaki dilihat dari Kaki Gunung wakakusa

Wakakusa Yamayaki berasal dari nama gunung Wakakusa, yama = Gunung, yaki = bakar yang memiliki arti “Gunung Wakakusa yang dibakar”. Wahh, kenapa nggak bakar jagung aja yah? 😀 hahaha (oke, lupakan joke ga penting barusan).  Usut punya usut awal dari terbentuknya festival ini adalah dari sebuah pertikaian sengit mengenai sengketa perbatasan tanah antara dua Kuil yaitu Kofuku-ji dan Todai-ji. Pertikaian itu berlangsung hingga tepatnya pada tahun 1760, lalu kemudian ada seseorang yang membakar tanah sengketa tersebut dan akhirnya terjadilah pembakaran gunung pada waktu itu.

Pemandangan gunung wakakusa sebelum festival berlangsung
Pemandangan gunung wakakusa sebelum festival berlangsung
Festival akan segera dimulai, para pendeta menyiapkan api
Festival akan segera dimulai, para pendeta menyiapkan api

Setelah insiden tersebut masyarakat sekitar di Nara dan kumpulan pendeta Todaiji, Kofukuji maupun kuil Kasuga memperingatinya dengan mengadakan Wakakusa Yamayaki Matsuri. Tentu saja yang dibakar kali ini bukanlah gunungnya, akan tetapi rumput kering yang dikumpulkan di tempat sengketa tanah tersebut lalu dibakar dalam waktu yang bersamaan. Festival ini diadakan pada setiap tanggal 24 Januari pada tiap tahunnya, namun sewaktu-waktu dapat ditunda jika terjadi hujan. Agar menarik wisatawan lokal maupun luar negeri, masyarakat Nara juga mempersembahkan kembang api yang disulut bersamaan dengan pembakaran gunung wakakusa.

Gunung Wakakusa seperti lautan api
Gunung Wakakusa seperti lautan api
Full api
Full api

Pembakaran akan dilakukan sekitar pukul 18:00, hampir semua wilayah Nara dapat melihat festival ini, namun ada spot yang paling bagus untuk melihat pemandangan matsuri ini, yaitu tepat dari Kaki Gunung Wakakusa. 😀 Apalagi lagi musim dingin, bisa langsung anget yah deket api. hehe

Pemandangan festival dari jauh~ keren, indah.
Pemandangan festival dari jauh~ keren, indah.

Jika Akiba-chan dan Akiba-kei berwisata ke Nara pada bulan Januari, jangan lewatkan festival atau matsuri yang satu ini ya..