Negara Jepang memiliki banyak lokasi dengan fauna sebagai daya tariknya. Tak hanya tempat macam Cat Cafe, tapi juga yang lebih liar seperti pulau kelinci atau pulau rubah. Dan yang lebih dikenal lagi, adalah hewan rusa, yang dapat ditemui di Prefektur Nara. Hewan tersebut suka memberi kabar, tapi yang kali ini mungkin yang paling misterius, karena para rusa Nara memiliki fenomena misteri Shikadamari.

Fenomena seperti apakah itu? Kata Shikadamari itu sendiri memiliki arti Pos Perkumpulan Rusa, dan begitu jugalah fenomenanya. Dimana para rusa yang berada di Nara berbondong-bondong berkumpul nongkrong pada satu titik.

Fenomena ini terjadi pada sore hari di musim panas, dimana para rusa Taman Nara selalu berkumpul di seberang Museum Nasional Nara yang terletak di pojokan Taman Nara. Dan apa yang dilakukan oleh para rusa-rusa tersebut?

Yah, mereka datang, lalu duduk seperti bersantai atau berteduh dengan tenang di rerumputan pada titik tersebut. Walau terdengar biasa, yang membuat Shikadamari unik dan terlihat lumayan menakjubkan adalah tak biasanya para rusa berkumpul pada satu titik dalam jumah yang besar.

Dikatakan kalau bisa sampai enam ratusan ekor rusa berkumpul disitu! Dan dengan jumlah total rusa di taman itu mencapai 1.388 ekor, itu berarti sampai setengah populasi rusa taman itu nongkrong pada satu tempat.

Menariknya lagi, fenomena ini juga memiliki pola waktu tersendiri, yaitu berhari-hari pada saat musim panas, biasanya pada jam enam sore, dan selesai pada jam tujuh dimana para rusa itu kemudian berdiri dan berpencar lagi.

Dan yang misterius pada fenomena ini, adalah sampai sekarang masih belum diketahui juga kenapa para rusa tersebut melakukan hal itu. Untuk masalah tak makan saat Golden Week sih diketahui karena para pengunjung kebanyakan memberi mereka makan. Tapi masih tak ada kejelasan kenapa fenomena Shikadamari ini bisa terjadi.

Museum Nasional Nara yang menjadi tempat berkumpul rusa tersebut juga sudah pernah coba ditanya apakah mereka tahu alasannya, tapi merekapun meminta maaf karena tak dapat memberikan jawaban pada fenomena misterius ini. Bagaimana kalau menurut mina-san?