Fans seri Fate di Jepang sedang dimeriahkan oleh anniversary game FGO, tapi selain itu fans dari visual novel original Fate/Stay Night juga dipanaskan lagi dengan perilisan dari film penutup dari trilogi Heavens Feel, spring song, yang dirilis beberapa minggu lalu. Lalu bagaimanakah keadaan film tersebut dalam box office Jepang? Sesuai dugaan, terlihat sukses, dengan baru-baru ini dikabarkan mereka telah meraup untung lebih dari 1 milyar Yen!

Fate/Stay Night Heaven’s Feel spring song adalah film penutup dari trilogi film adaptasi rute cerita Heaven’s Feel dari visual novel originalnya oleh ufotable. Film tersebut awalnya dijadwalkan untuk tayang pada tanggal 28 Maret 2020 di Jepang. Tapi karena adanya masalah yang terhubung dengan wabah virus corona, penayangannya jadi diundur, sampai DUA kali malah.

Awalnya film itu diundur tayang tanggal 25 April 2020, lalu karena adanya masalah semangat fans yang ramai beli tiket hingga sold out dimana-mana dan berpotensi menaikkan resiko penularan virus itu dengan bioskop yang penuh, membuat penayangannya ditunda lagi.

Akhirnya, diumumkan kalau film tersebut jadinya akan tayang pada tanggal 15 Agustus 2020. Kocaknya, hal itu tetap tak mengurangi semangat pada para fans Fate. Dengan dikabarkan kalau dalam minggu penjualan online tiket untuk debut film tersebut di berbagai bioskop Jepang kena crash saking banyak yang ramai beli.

Wajar kalau minggu depannya dilaporkan kalau film Fate spring song mengalahkan film Doraemon ShinKyouryuu dan merajai box office Jepang. Sayangnya terlihat ada berbagai film kece lain, membuat posisinya menurun pada minggu-minggu berikutnya, dengan minggu ini dikabarkan mereka menempati posisi 6, tapi tetap jadi film anime tertinggi di bioskop Jepang.

Kemantapan yang makin dimeriahkan lagi dengan pengumuman kalau akan ada penayangan 4DX spring song pada bulan September, dan juga mengumumkan kalau akhirnya kini mereka telah menjual 620.000 lembar tiket, dan meraup untung melampaui satu milyar Yen.

Pencapaian tersebut juga memecah rekor dalam trilogi Heavens Feel, dengan pencapaian itu diraih satu hari lebih cepat dari film keduanya, lost butterfly, dan seminggu lebih cepat dari film pertamanya, presage flower.