Content provided by Keepo. Indonesia adalah salah satu negara terbesar dengan jumlah penduduk keempat terbanyak didunia yang pastinya memerlukan teknologi saat ini untuk berkomunikasi dan berhubungan satu sama lain, apalagi kondisi geografis negara kita yang terdiri dari ribuan pulau ini.  Nah, sayangnya hingga saat ini, teknologi indonesia cenderung lebih ketinggalan jaman bila dibandingkan dengan negara tetangga.

Baca Juga: 10 Karakter Ikonik Yang Paling “Jepang Banget” Menurut Survey

Atau sudah menggunakan teknologi baru namun masih belum maksimal dimanfaatkan. Sebenarnya, kenapa sih kok teknologi Indonesia selalu tertinggal? Begini alasannya!

More article from Keepo.

1 – Rasio APBN untuk riset hanya 0,08% saja

Rasio APBN untuk riset hanya 0,08% saja

Setiap tahunnya pemerintah pusat sudah pasti merencanakan APBN alias Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Nah, sayangnya untuk riset sendiri, ditahun 2011 saja pemerintah hanya menyisihkan 0,08% saja untuk pengembangan riset, dan 0,03% nya sudah dialokasikan untuk anggaran rutin LIPI (Lembaga Pengetahuan Indonesia). Tentu aja, akan susah untuk mengembangkan riset dengan dana yang sangat minimum itu.

2 – Kurangnya kolaborasi pemerintah dengan lembaga riset

Kurangnya kolaborasi pemerintah dengan lembaga riset

Selain kurangnya dana yang bisa digunakan untuk membiayai riset dan penelitian di Indonesia, sekarang ini masih disayangkan kurangnya kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pelaku industri, dan juga beberapa lembaga riset. Padahal untuk mencapai penguasaan teknologi, tentu saja nggak akan bisa berjalan sendiri. Pemerintah akan membutuhkan lembaga riset, begitu pula sebaliknya.

3 – Belum tercipta budaya untuk melakukan invoasi

Belum tercipta budaya untuk melakukan invoasi

Sekarang ini masih banyak kok orang yang kurang aktif dalam mengembangkan ide kreatif, kemalasan tersebut juga berujung pada ketidak percayaan untuk menggunakan produk hasil dalam negeri, dan banyak percaya dan menggunakan produk impor dari luar yang sebenarnya kualiasnya pun mungkin masih bisa dikalahkan dari produk dalam negeri.

4 – Rendahnya minat pelajar untuk melanjutkan studi hingga menjadi peneliti

teknologi Indonesia

Di Indonesia sendiri, meskipun banyak orang yang sudah melanjutkan studi hingga ke jenjang Sarjana, namun masih banyak dari mereka yang enggan untuk melanjutkan studi hingga memperoleh gelar doktor dan menjadi seorang peneliti baru bagi bangsanya. Karena, masih banyak dari anak muda sekarang yang memiliki mindset asal lulus kuliah saja. Hayo, jangan – jangan kalian juga ya?

Nah, itu dia tadi beberapa penyebab kenapa teknologi di Indonesia sekarang ini masih kalah jauh dengan negara tetangga. Sebenarnya Indonesia juga bisa kok, dan cara yang paling mudah adalah dengan sadar akan kemampuan dan kemauan untuk menciptakan inovasi dari diri sendiri. Semoga bermanfaat!