Duet Crows Zero yang bisa dibilang melegenda bahkan sangat melekat di memori para pecinta film live action yang cukup iconic yaitu Takiya Genji dan Tamao Serizawa. Dan tidak hanya karakter Genji maupun Serizawa yang memberikan kesan iconic, namun karakter dua tokoh tersebut pun juga melekat kepada dua aktor yang sukses memerankan nya yaitu Shun Oguri dan Takayuki Yamada. Dua aktor tersebut dinilai sangat cocok memerankan tokoh Genji dan Serizawa, yang akhirnya menyukseskan dua film sequel Crows Zero dan Crows Zero 2. Dan benar saja saat muncul film Crows Zero 3, yang tanpa dibintangi dua tokoh tersebut, kesuksesan yang diraih sequel ini pun masih jauh dari yang diharapakan terutama oleh para fans. Bahkan banyak celotehan dan rumor bahwa Crows Zero butuh sequel ke empat, dimana di Crows Zero 4 tersebut sosok Genji dan Serizawa harus kembali dihadirkan.

Namun tentang Crows Zero 4 memang akan sangat kecil kemungkinan dapat direalisasikan, karena bagaimanapun dari segi cerita dan plot akan malah semakin melenceng jauh dari CROWS itu sendiri. Namun sepertinya fans Genji dan Serizawa, terutama aktornya Oguri dan Yamada, mungkin bisa dapat terobati kangennya dengan sebuah film yang sudah mulai ditayangkan di bioskop Jepang pada 23 Januari lalu, yakni Nobunaga Concerto the Movie. Yang mana di film yang memang sejak serial nya yang ditayangkan pada tahun 2014 ini sudah dibintangi oleh Shun Oguri sebagai tokoh utama Saburo. Pada Full Movie live action nya kali ini, duet klasik Oguro dan Yamada pun akan kembali dipertemukan. Di sebuah setting zaman peperangan Jepang.

Nobunaga Concerto sendiri bercerita tentang seorang anak SMA Jepang yang mejelajahi waktu dan kembali ke zaman Sengoku, dan harus memerankan diri menjadi Oda Nobunaga, jendral perang yang bertujuan menyatukan Jepang. Nobunaga Concerto sendiri berasal dari Manga, yang sudah dibuatkan serial Anime, Serial Live action, dan kali ini Full Movie Live Action.

Semantara dalam Live action kali ini Takayuki Yamada masih memerankan Denjiro Tahara seperti halnya dalam serialnya. Dan pada sebuah kesempatan interview dua aktor ini kepada natalie, mereka menceritakan tentang peran mereka dan pengalaman mereka saat melakukan proses syuting di Film yang katanya megalahkan kepopuleran Star Wars di Jepang ini.

Nobunaga Concerto

Hasil wawancara reporter Natalie Ishii Ayumi dengan dua aktor utama dalam film Nobunaga Concerto 2016:


 

–dalam doramanya yang tayang sejak 2014 lalu, karakter saburo terlihat lebih pendiam, saya terkejut di film ini ternyata dia punya kemauan kuat untuk menentang perang. Mengapa?

Iya benar. Di film ini terdapat insiden Hannouji, mau tidak mau Saburo harus menjadi lebih agresif. Dalam dorama ia dibuat ceria dan bersinar (?) tetapi kali ini ia harus bangkit sebagai orang yang lebih “gelap” sehingga scene inside Honnouji dapat membuat penonton berdebar seperti sejarah aslinya.

–apakah pemikiran bahwa “tak mungkin mendamaikan dunia tanpa perang” sudah tertanam di benak saburo sejak awal?

Hmm…awalnya saburo memang tipe yang enggan mengulurkan tangan, apalagi untuk membunuh. Tetapi di bangian terakhir saat bertemu Azai Nagamasa ia sepertinya mulai berfikir apa tujuan aslinya terlahir di Sengoku Jidai tersebut. Ada waktu dimana tidak semua hal harus dihancurkan untuk menciptakan kedamaian baru. Jadilah dia sebagai “orang yang menentang adanya perang meskipun ia tahu itu tak mungkin” yang terus berjuang walau ia tau akan mati. Menurut saya itulah point menarik Nobunaga Concerto yang tidak dimiliki film lain.

–benar juga. Namun seperti yang pernah ada di serial anime dan manganya fans dibuat heboh dengan scene yang memperlihatkan Oda/Saburo dan pegawainya yang masih hidup. Apakah nantinya dalam film juga berakhir seperti itu?

Oguri: Hahaha iya sih. Saya sih pengennya dalam film ini juga memberi kejutan seperti itu. Tapi entahlah, mungkin akan sedkit berbeda. (tertawa) Di adengan itu terdapat Hideyoshi dan itulah yang membuat berbeda.

Yamada: Hideyoshi tersenyum, tetapi bukan senyuman tulus. Dan ya, semuanya dibuat was-was.

–lalu di bagian scene insiden Honnouji yang paling ditunggu, terlihat dua orang yang saling berhadapan dengan serius. Bagaimana perasaan kalian dan suasana saat syuting adegan tersebut?

Oguri: kita datang syuting di malam hari ya, rasanya tenang banget jadi feelnya dapet, terus pas adegan diulang semakin malam dan malam, nggak kerasa berat.

Yamada: iya, sampai adegan terakhir eh kita terkejut…

Oguri+Yama: Anjir udah pagi!

–di syuting pertempuran penghabisan kelihatannya sangat melelahkan ya. Apakah ada kesulitan lain selain menghabiskan banyak tenaga dan waktu?

Oguri: asapnya itu loh, tebel banget. karena kita harus syuting pake mata melek jadi sangat melelahkan kan?

Yamada: iyap, kita kan harus memerankan adegan bersemangat, saat berteriak asapnya jadi masuk tenggorokan. Apalagi mereka (staff produksi) pengenya juga pakai api beneran saat syuting biar ada suara “wowowowowo” gitu sampai diualang-ulang kan ngeselin banget. Tapi akhirnya pakai dubbing studio. (ketawa)

Oguri: tapi pas diteriakan “mou ikkai” jadi mikir lagi bahwa ini akan menghasilkan film yang bagus, terus jadinya semangat lagi.

Yamada:nggak, nggak, apa yang lebih menyenangkan dari kata “akhirnya semua selesai, terimakasih atas kerja kerasnya”?

Oguri:Hahahaha

Translated by Rin

 


Bagi kalian yang ingin mengikuti jalur cerita dari film Nobunaga Concerto ini ada baiknya memang jika melihat dulu serial live action, atau malah manganya. Yang pasti film yang satu ini benar-benar sangat ditunggu oleh pecinta film di Jepang. Jadi bagi kalian yang ingin mengobati ras rindu kalian terhadap duet Genji/Serizawa alias Oguri/Yamada. film ini bisa jadi rekomendasi yang lebih baik daripada menantikan ketidak jelasan Rumor Crows Zero 4

  • HonmamaikO

    bakal keren nih movie seriesnya aja bagus apalagi movienya

    • Rekso Waskito

      Betul sekali, apalagi genrenya juga seru Comedy Action 😀